Insiden penembakan massal mengguncang kota Krakow, Polandia. Enam orang tewas dan 15 lainnya terluka. Foto/TVP World
WARSAWA - Enam orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam
penembakan massal di Kota Krakow, Polandia selatan, pada Sabtu waktu setempat. Pelaku menggunakan senjata militer dan melepaskan tembakan secara acak dari sebuah mobil.
Dua petugas polisi termasuk di antara korban luka. Salah satunya mengalami kondisi serius setelah terlibat baku tembak dengan terduga pelaku. Polisi mengatakan pria tersebut mengenakan pakaian bergaya militer, membawa senjata militer, dan melepaskan tembakan di alun-alun utama kota.
Polisi Krakow menyatakan melalui media sosial X bahwa terduga pelaku merupakan warga negara Polandia. "Satu-satunya pelaku yang diketahui dalam insiden ini telah berada dalam tahanan polisi," demikian pernyataan kepolisian setempat, sebagaimana dikutip
Reuters, Minggu (8/11/2026).
Polisi tidak menyebutkan motif penembakan massal yang menewaskan empat perempuan dan dua laki-laki tersebut.
Menurut kepolisian, laporan pertama mengenai insiden itu diterima sekitar pukul 15.00 waktu setempat (14.00 GMT). Seorang pria bersenjata dilaporkan melepaskan tembakan secara acak dari sebuah mobil ke arah orang-orang di alun-alun utama Krakow, kota terbesar kedua di Polandia yang juga menjadi tujuan wisata populer.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan orang-orang berlarian menyelamatkan diri ketika suara tembakan terdengar, diiringi sirene polisi.
Video lainnya menunjukkan dua orang tergeletak di atas jalan berbatu yang berlumuran darah. Sejumlah orang di sekitar mereka terlihat berusaha memberikan pertolongan pertama. Sementara itu, seorang korban ketiga terbaring tidak bergerak di dekat lokasi.
"Saya melihat tembakan dilepaskan dari jendela sisi pengemudi dan asap mengepul. Saya berlari menuju kantor polisi di alun-alun utama. Ketika menerobos masuk, tempat itu sudah dipenuhi orang-orang yang bersembunyi di lantai," kata seorang saksi mata yang hanya menyebutkan namanya sebagai Konrad kepada situs berita
Interia.
Juru bicara Kepolisian setempat, Katarzyna Cislo, mengatakan pelaku mengenakan pakaian menyerupai seragam militer dan menggunakan senjata militer.
"Pelaku mengenakan pakaian bergaya militer dan menggunakan senjata militer. Banyak senjata dan amunisi juga ditemukan di dalam kendaraannya," ujarnya.
PM Donald Tusk Bertolak ke Krakow
Perdana Menteri (PM) Polandia Donald Tusk mengatakan bahwa dirinya terus menerima informasi mengenai insiden di pusat bersejarah Krakow, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Tusk kemudian bertolak dari ibu kota Warsawa menuju Krakow.
Presiden Polandia Karol Nawrocki menyampaikan simpati kepada para korban, orang-orang yang terdampak, serta keluarga mereka.
Rekaman yang belum terverifikasi di media sosial juga memperlihatkan aksi penembakan di Alun-Alun Pasar Utama (Main Market Square). Saat itu, kereta kuda tradisional yang populer di kalangan wisatawan terlihat melintas atau terparkir di sekitar lokasi.
Seorang pria tampak berlindung di salah satu restoran yang berjejer di sepanjang alun-alun tersebut.
Menteri Dalam Negeri Polandia Marcin Kierwinski mengatakan para petugas kepolisian di Krakow mengambil risiko besar saat menghadapi pelaku.
"Petugas polisi di Krakow melakukan intervensi dengan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri. Mereka bertindak seketika. Berkat tindakan heroik mereka, pelaku berhasil ditangkap dengan cepat," tulis Kierwinski di X.
Dia mengatakan salah satu petugas polisi terkena tembakan, sedangkan petugas lainnya berada dalam kondisi sangat kritis setelah terkena tiga tembakan.
"Seorang petugas mengalami luka tembak, sementara petugas lainnya berada dalam kondisi sangat kritis dengan tiga luka tembak. Operasi bedah saat ini sedang berlangsung," katanya.
(mas)