Para pengunjuk rasa berkumpul di Alun-alun Paris (Paris Square) di Tel Aviv, Israel, pada 31 Oktober 2026, untuk memprotes Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di tengah ketidakpastian politik yang terus berlanjut pascapemilihan umum. Foto/Mostafa Alkharouf
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, memperingatkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bisa saja melancarkan serangan terhadap Iran guna mencegah terbentuknya pemerintahan alternatif di Israel.Dalam wawancara dengan Channel 12 Israel, Barak mengatakan Netanyahu ibarat binatang yang terluka dan mungkin akan menempuh langkah menyerang Iran demi mencegah terbentuknya pemerintahan lain.
"Saya tahu cara membaca yang tersirat. Netanyahu berencana melakukan provokasi di Iran melalui Mossad, tanpa sepengetahuan Kepala Staf militer," ujar Barak.
Sebelumnya, Channel 12 melaporkan adanya perselisihan antara Netanyahu dan Kepala Staf Eyal Zamir terkait perintah untuk melaksanakan operasi militer yang menyasar Iran.
Menurut saluran tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan militer khawatir operasi itu dapat memicu eskalasi dengan Teheran dan mungkin bermotif politis.
Ditambahkan pula bahwa Zamir telah meminta konsultasi lebih lanjut serta otorisasi tertulis dari pimpinan politik sebelum melaksanakan perintah tersebut.
(sya)