Aliansi Arab Resmi Rekomendasikan Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru Israel, Total Dukungan 67 Kursi

img-redaksi Syarifudin
Jum'at, 06 November 2026 - 14:26 WIB
Aliansi Arab Resmi Rekomendasikan Eisenkot Bentuk Pemerintahan Baru Israel, Total Dukungan 67 Kursi
Gadi Eisenkot, pemimpin Partai Yashar sekaligus mantan Kepala Staf Umum IDF, menyampaikan pidato di kantor pusat partai tersebut di Tel Aviv, Israel, pada 28 Oktober 2026. Foto/Nir Keidar/Anadolu Agency
A
A
A
TEL AVIV - Pemimpin oposisi Israel, Gadi Eisenkot, menerima rekomendasi dari 67 anggota parlemen—jumlah mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 kursi. Perkembangan ini setelah Aliansi Arab (Joint List) secara resmi menyampaikan kepada Presiden Isaac Herzog pada hari Kamis bahwa mereka merekomendasikan Eisenkot membentuk pemerintahan berikutnya.

Aliansi Arab menyampaikan rekomendasi tersebut dalam sesi konsultasi dengan Herzog di kediaman Presiden Israel. Delegasi tersebut terdiri dari Ketua Aliansi Arab Yousef Jabareen, Ahmad Tibi, Bakr Awawdeh, Ofer Cassif, dan Maha Sabah Karkabi.

"Kami telah memutuskan mendukung Gadi Eisenkot," ujar pihak Aliansi Arab.

"Kami mencapai keputusan ini secara bulat, setelah melakukan konsultasi di antara partai-partai yang tergabung dalam Aliansi Arab. Ini bukanlah keputusan yang mudah," tambah mereka.

"Meskipun kami bertekad untuk menyingkirkan Netanyahu, kubu oposisi yang dipimpin Eisenkot belum menunjukkan kesediaan yang diperlukan untuk melawan kebijakan-kebijakan Netanyahu, memerangi hasutan terhadap warga Arab, serta menentang upaya-upaya untuk melemahkan legitimasi pilihan politik mereka," tegas Aliansi Arab.

Aliansi Arab menyatakan keputusan mereka merekomendasikan Eisenkot, pemimpin partai Yashar, bertujuan mencegah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemerintahannya kembali berkuasa.

Dalam sesi konsultasi tersebut, Tibi mengatakan Aliansi Arab siap mendukung pemerintahan alternatif dari luar koalisi yang berkuasa.

Ia menyebut ini merupakan keputusan internal Aliansi Arab dan menyatakan kebanggaannya terhadap warga Arab yang tetap berpartisipasi dalam pemilihan umum, meskipun menghadapi apa yang ia gambarkan sebagai hasutan dan rasisme.

Jabareen mendesak Herzog mengambil peran yang lebih besar dalam melawan hasutan yang ditujukan kepada warga Arab.

Ia menegaskan Aliansi Arab tidak meyakini solusi militer, seraya menekankan prinsip kesetaraan yang tercantum dalam Deklarasi Kemerdekaan Israel harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Cassif mengangkat isu kekerasan yang dilakukan pihak pendudukan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, seraya menuduh pemerintah Israel mendukung dan mendanai serangan-serangan tersebut.

Awawdeh juga mengangkat isu kekerasan dan kejahatan di dalam masyarakat Arab serta krisis perumahan, sementara Karkabi menyatakan warga Arab ingin mengganti pemerintahan saat ini karena mereka merasa menghadapi "ancaman eksistensial."

Dengan 11 anggota parlemen dari Joint List secara resmi merekomendasikan Eisenkot, jumlah anggota parlemen yang mendukung pencalonannya meningkat menjadi 67 orang, dibandingkan dengan 46 orang yang merekomendasikan Netanyahu.

United Torah Judaism, sekutu Netanyahu yang memegang tujuh kursi, memilih untuk tidak merekomendasikan kandidat mana pun.

Pemilihan umum tanggal 27 Oktober menghasilkan 53 kursi bagi blok Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sementara partai-partai oposisi Yahudi memperoleh 48 kursi, dan partai-partai yang dipimpin oleh kelompok Arab memenangkan 19 kursi.

Keputusan Kini Ada di Tangan Herzog



Ra'am, yang memegang delapan kursi, telah menyatakan dukungannya kepada Eisenkot.

Dalam sesi konsultasi Ra'am di kediaman Presiden Israel, pemimpin partai Mansour Abbas mengatakan, "Masyarakat Arab, saya pribadi, dan warga Arab – kami adalah sebuah jembatan."

"Janganlah kita menghancurkan jembatan ini."

Rekomendasi-rekomendasi tersebut bukanlah koalisi pemerintahan, namun menjadi pertimbangan bagi Presiden Herzog dalam memutuskan anggota parlemen mana yang akan ditugaskan untuk membentuk pemerintahan.

Meskipun 67 rekomendasi yang diperoleh Eisenkot melampaui ambang batas mayoritas 61 kursi di Knesset, hal itu tidak menjamin ia akan mampu membentuk pemerintahan yang dapat memenangkan kepercayaan parlemen.

Perwakilan dari 11 partai yang terpilih dalam pemilu 27 Oktober telah bertemu dengan Herzog secara terpisah selama dua hari ini untuk menyampaikan rekomendasi mereka mengenai siapa yang sebaiknya ditugaskan membentuk pemerintahan.

Herzog diperkirakan akan menyelesaikan proses konsultasi pada Kamis malam. Ia telah menerima hasil resmi pemilu pada hari Rabu, dan menurut hukum Israel, ia memiliki waktu tujuh hari sejak hasil tersebut diumumkan untuk menugaskan seorang anggota Knesset guna membentuk pemerintahan.

Anggota parlemen yang ditunjuk diberi waktu 28 hari untuk membentuk pemerintahan, dengan kemungkinan perpanjangan waktu hingga 14 hari tambahan yang dapat diberikan oleh presiden.

Jika upaya tersebut gagal, Herzog dapat menugaskan anggota parlemen lain untuk membentuk pemerintahan dalam waktu 28 hari—tanpa perpanjangan—atau memberi tahu ketua Knesset bahwa menurutnya tidak ada kemungkinan untuk membentuk pemerintahan.

Jika upaya kedua juga gagal, akan dimulai periode selama 21 hari di mana mayoritas anggota Knesset dapat meminta agar anggota parlemen lain ditugaskan untuk membentuk pemerintahan. Anggota parlemen tersebut kemudian memiliki waktu 14 hari untuk melaksanakannya.

Jika seluruh prosedur hukum telah ditempuh namun tidak ada pemerintahan yang mendapatkan kepercayaan dari Knesset, maka Knesset akan dibubarkan dan pemilihan umum baru akan diselenggarakan.

Partai-partai oposisi juga telah sepakat mengoordinasikan upaya pembentukan pemerintahan baru serta memulai negosiasi mengenai pedoman kebijakan dan perjanjian koalisi.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
2 Rudal Hantam Pulau Qeshm, Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS
International
Sabtu, 07 November 2026 - 06:30 WIB
Turki Hentikan Impor Gas dari Turkmenistan Lewat Iran karena Tekanan AS
International
Jum'at, 06 November 2026 - 20:28 WIB
Militer Israel Lindungi Pemukim Huni 8 Rumah Warga Palestina di Yerikho
International
Jum'at, 06 November 2026 - 19:31 WIB