Trump Tak Takut Dimakzulkan, Malah Menantang Balik Partai Demokrat

img-redaksi Muhaimin
Kamis, 05 November 2026 - 14:36 WIB
Trump Tak Takut Dimakzulkan, Malah Menantang Balik Partai Demokrat
Presiden Donald Trump klaim tak takut dimakzulkan setelah Partai Demokrat menang pemilu sela AS. Foto/The White House
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa dirinya "sama sekali tidak takut" menghadapi upaya pemakzulan baru yang kemungkinan dilakukan Partai Demokrat setelah memperoleh kekuatan politik lebih besar. Trump juga menolak anggapan bahwa dirinya seharusnya mengubah strategi kampanye atau kebijakannya dalam menangani perang dengan Iran.

Berbicara di lokasi pembangunan ballroom Gedung Putih pada Rabu, sehari setelah Partai Republik kehilangan kendali atas Kongres dalam pemilu sela AS, Trump memperingatkan bahwa upaya pemakzulan justru akan menjadi bumerang bagi Partai Demokrat.

"Saya pikir itu akan menghancurkan Partai Demokrat jika mereka melakukan hal tersebut. Pemakzulan tanpa alasan. Apa? Karena berhasil menjadikan negara ini sukses? Negara kita sekarang lebih sukses dibandingkan kapan pun dalam sejarahnya," kata Trump, seperti dikutip dari CNN, Kamis (5/11/2026).

Trump sebenarnya tidak memiliki agenda penampilan publik pada Rabu. Namun, dia secara mendadak mengajak wartawan berkeliling ke lokasi pembangunan ballroom Gedung Putih. Di sana, dia menjawab puluhan pertanyaan mengenai hasil pemilu dan pemerintahan yang dipimpinnya.

Presiden AS itu juga menepis pertanyaan apakah aktivitas kampanyenya yang sangat intensif gagal membantu para kandidat Partai Republik.

"Tidak. Begini, jika saya yang tercantum dalam surat suara, kami pasti menang. Anda melihat sendiri orang-orang yang datang, tempat-tempat itu penuh sesak. Ribuan demi ribuan orang menghadiri setiap kampanye," ujarnya.

"Begitu besar kecintaan yang ditunjukkan dalam kampanye-kampanye itu, sungguh luar biasa. Namun, kami tidak mampu mengalihkan kecintaan tersebut kepada para kandidat," lanjut Trump.

Trump mengatakan dirinya "tidak akan melakukan apa pun secara berbeda" dalam menangani perang dengan Iran, meskipun mengakui bahwa konflik tersebut turut berkontribusi terhadap kekalahan Partai Republik dalam pemilu.

Sebelumnya pada Rabu, Wakil Presiden JD Vance memberikan penilaian yang lebih tajam mengenai dampak perang terhadap hasil pemilu. Dia mengatakan konflik tersebut mendorong para pemilih yang mendukung pasangan kandidat Partai Republik pada pemilu 2024 untuk beralih memilih Partai Demokrat.

"Alasan kami kalah adalah perang," kata Vance.

Dalam wawancara pada Rabu, Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan sejumlah tokoh Partai Demokrat setelah hasil pemilu pada Selasa malam memperjelas bahwa partai tersebut akan mengambil alih kendali Kongres.

Trump menolak menyebutkan siapa saja tokoh Demokrat yang dia ajak bicara. Namun, dia mengatakan tidak satu pun dari mereka menyinggung kemungkinan pemakzulan dalam percakapan tersebut.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Trump Tak Takut Dimakzulkan, Malah Menantang Balik Partai Demokrat
International
Kamis, 05 November 2026 - 14:36 WIB
Wapres AS JD Vance: Alasan Kami Kalah Pemilu Adalah Perang Iran!
International
Kamis, 05 November 2026 - 12:15 WIB
Politisi Muslim yang Jadi Dokter Gaza Ini Menang Pemilu AS
International
Kamis, 05 November 2026 - 07:24 WIB