Partai Trump Kalah Pemilu AS, Kim Jong-un Tembakkan Rudal Jelajah Strategis

img-redaksi Muhaimin
Kamis, 05 November 2026 - 11:19 WIB
Partai Trump Kalah Pemilu AS, Kim Jong-un Tembakkan Rudal Jelajah Strategis
Militer Korea Utara uji tembak sistem rudal pertahanan udara yang baru dirancang pada Rabu (4/11/2026). Selain itu, Pyongyang juga uji tembak rudal jelajah strategis. Foto/KCNA
A
A
A
WASHINGTON - Militer Korea Utara (Korut) telah menguji tembak sistem rudal pertahanan udara yang baru dirancang dan menggelar latihan serangan menggunakan rudal jelajah strategis. Manuver ini berlangsung pada Rabu ketika Partai Republik—partainya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump—kalah dalam pemilu sela Kongres.

Media pemerintah Korut, Korean Central News Agency (KCNA), pada Kamis (5/11/2026), melaporkan manuver tersebut sebagai demonstrasi kekuatan persenjataan terbaru negara yang dipimpin Kim Jong-un.

Uji coba tersebut dilakukan di tengah serangkaian demonstrasi persenjataan dalam beberapa pekan terakhir. Pengembangan senjata yang diperlihatkan mencakup bom tandan (cluster bombs), drone serang, sistem torpedo berpemandu presisi, hingga rudal hipersonik jarak menengah.

Militer Korea Selatan mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya mendeteksi beberapa rudal yang diluncurkan dari kawasan Sondok, Korea Utara, menuju Laut Jepang.

Pyongyang juga semakin memperkeras sikapnya terhadap Seoul dan Washington. Perselisihan terkait ranjau darat telah memperburuk hubungan kedua Korea, sementara adik perempuan Kim Jong-un; Kim Yo-jong, pekan ini mengisyaratkan kecilnya keinginan Pyongyang untuk kembali menggelar perundingan dengan Amerika Serikat.

KCNA melaporkan pada Kamis bahwa sistem rudal pertahanan udara yang baru dirancang tersebut diuji coba untuk memastikan spesifikasi teknisnya.

"Uji tembak tersebut membuktikan spesifikasi teknis dan keandalan material baru serta sistem pemandu ganda cerdas pada proyektil tersebut," tulis KCNA. Namun, media pemerintah itu tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai material baru yang dimaksud.

KCNA juga menyatakan pengujian tersebut memperlihatkan kemampuan sistem rudal dalam mengidentifikasi dan melacak sasaran, sekaligus menguji keandalan perangkat pemrosesan data deteksinya.

Selain uji coba rudal pertahanan udara, KCNA melaporkan bahwa satuan tembak dari unit rudal jelajah strategis jarak jauh di wilayah timur Korea Utara juga menggelar latihan serangan pada Rabu.

"Unit tersebut berhasil menyelesaikan misinya dengan sempurna untuk menyerang sasaran simulasi berupa sebuah bandara menggunakan rudal jelajah strategis jarak jauh," imbuh laporan KCNA.

KCNA menambahkan, kedua latihan tersebut bertujuan mempertahankan sistem persenjataan pada tingkat teknis yang tinggi sekaligus meningkatkan keandalan tempur senjata strategis negara tersebut.

Berbeda dengan peluncuran rudal balistik, uji coba rudal jelajah Korea Utara tidak dilarang oleh sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Korea Utara memiliki rekam jejak meluncurkan rudal di sekitar momentum pemilu sela Amerika Serikat. Aksi tersebut secara luas dipandang sebagai demonstrasi kekuatan militer.

Pyongyang pernah melakukan peluncuran serupa menjelang pemilu sela Kongres AS empat tahun lalu dan pemilihan presiden Amerika dua tahun lalu.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Partai Trump Kalah Pemilu AS, Kim Jong-un Tembakkan Rudal Jelajah Strategis
International
Kamis, 05 November 2026 - 11:19 WIB
Mantan Guru SD Ini Jadi Miliarder Baru di China, Siapa Michael Mai?
International
Kamis, 05 November 2026 - 03:30 WIB