Team RS–Telkomsel 5G Tutup Kejurnas Sprint Rally 2026 dengan Gelar Juara Nasional
SEMARANG - Team RS–Telkomsel 5G mengakhiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 dengan prestasi gemilang. Duet
Rifat Sungkar dan putranya, El Mayka Rifat Sungkar, berhasil meraih podium tertinggi Kelas R3 pada putaran kelima di Sirkuit POJ City, Semarang, 31 Oktober–1 November 2026. Hasil tersebut sekaligus memastikan keduanya menyabet gelar Juara Nasional Kelas R3 dan Group R musim 2026.
Pencapaian ini terbilang istimewa karena Rifat dan Mayka baru bergabung dalam persaingan Kejurnas Sprint Rally 2026 sejak putaran kedua. Meski demikian, keduanya mampu menunjukkan performa konsisten dengan memenangi Kelas R3 dalam empat putaran yang diikuti, mulai seri kedua hingga kelima. Koleksi poin dari rangkaian lomba tersebut mengantarkan mereka ke posisi teratas klasemen akhir nasional.
Bagi Rifat, keberhasilan meraih gelar juara bukan satu-satunya hal penting dari perjalanan musim ini. Dia justru menilai kompetisi sepanjang 2026 menjadi bagian dari proses pembentukan kemampuan Mayka untuk menekuni dunia motorsport, khususnya reli.
Proses tersebut merupakan bagian dari program The Legend Continues yang dirancang Rifat untuk mempersiapkan putranya meneruskan kiprah keluarga Sungkar di dunia motorsport. Musim ini menjadi tahap awal atau foundation dalam membangun pengalaman dan keterampilan Mayka sebagai navigator.
"Yang paling penting adalah proses pembelajaran yang terjadi selama 2026. Berbagai pengalaman sebagai navigator dirasakan langsung oleh Mayka dan memberi dasar bagi Mayka untuk melangkah ke fase berikutnya," ungkap Rifat.
Salah satu kemampuan yang menjadi perhatian utama selama proses pembelajaran tersebut adalah komunikasi antara navigator dan pengemudi (driver). Dalam reli, navigator tidak hanya bertugas membacakan pacenote, tetapi juga memastikan setiap informasi tersampaikan secara tepat agar dapat dipahami pengemudi ketika menghadapi berbagai kondisi lintasan.
"Mayka semakin paham bagaimana berkomunikasi dengan baik bersama driver, terutama saat berada di dalam kendaraan. Salah satunya adalah intonasi bicara, baik saat membacakan pacenote maupun menyampaikan informasi lainnya. Intonasi yang tidak tepat akan membuat pesan tidak tersampaikan dengan benar," jelas Rifat.
Meski putaran kelima menjadi penampilan terakhir Team RS pada Kejurnas Sprint Rally 2026, Rifat membuka peluang bagi Mayka untuk kembali mendapatkan pengalaman melalui kompetisi lainnya. Ajang reli internasional, khususnya di luar negeri, menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kemampuan putranya secara bertahap.
"Masih mungkin ikut event balap internasional, tapi dengan level dan kelas yang sesuai. Pelan-pelan dari bawah," tambahnya.
Sementara itu, El Mayka mengaku senang bisa menuntaskan musim kompetisi 2026 dengan pencapaian gelar juara nasional bersama ayahnya. Berbagai pengalaman selama mengikuti reli nasional memberinya banyak pelajaran, terutama dalam memahami tanggung jawab dan peran seorang navigator.
Meski demikian, Mayka belum berencana beralih menjadi pengemudi pada musim mendatang. Dia masih ingin fokus mengembangkan kemampuannya sebagai co-driver.
"Saya masih senang menjadi co-driver, dan masih banyak yang harus dipelajari," ujar Mayka.
Gelar juara nasional Kelas R3 dan Group R menjadi penutup positif perjalanan Team RS–Telkomsel 5G di Kejurnas Sprint Rally 2026. Lebih dari sekadar prestasi, keberhasilan ini juga menandai selesainya tahap awal program The Legend Continues dalam mempersiapkan Mayka menekuni dunia reli. Pengalaman, keterampilan, disiplin, dan mentalitas yang terbentuk sepanjang musim diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi jenjang kompetisi berikutnya.
Team RS–Telkomsel 5G menjalani musim kompetisi 2026 dengan dukungan Telkomsel, BRI, Belkote, Kitawrapin, dan Global Jaya School.
(sto)