Simpati Women Rally Team Tuntaskan Kejurnas Sprint Rally 2026, Rifat Sungkar: Misi Kami Lebih dari Sekadar Prestasi

img-redaksi Susanto
Kamis, 05 November 2026 - 00:46 WIB
Simpati Women Rally Team Tuntaskan Kejurnas Sprint Rally 2026, Rifat Sungkar: Misi Kami Lebih dari Sekadar Prestasi
Simpati Women Rally Team Tuntaskan Kejurnas Sprint Rally 2026, Rifat Sungkar: Misi Kami Lebih dari Sekadar Prestasi
A
A
A
SEMARANG - Simpati Women Rally Team (SWRT) menuntaskan kiprahnya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026. Tim yang diperkuat tiga pereli wanita, yakni Diva Zahra, Patricia Revalina, dan Larasati, menyelesaikan putaran kelima yang sekaligus menjadi seri penutup musim di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 31 Oktober–1 November 2026.

Pada putaran terakhir tersebut, Patricia dan Larasati mampu menyelesaikan kompetisi dengan hasil cukup konsisten. Keduanya masing-masing menempati posisi keempat dan kelima di kelas wanita. Sementara itu, Diva Zahra harus mengakhiri lomba lebih awal akibat kendala teknis pada special stage (SS) terakhir.

Diva sebenarnya mengawali perlombaan dengan cukup baik setelah mencatatkan hasil kompetitif pada tiga SS pertama. Namun, saat memasuki SS keempat, ban mobilnya pecah sehingga dia tidak dapat melanjutkan lomba hingga finis.

Kendala tersebut menambah catatan kurang beruntung Diva dalam dua putaran terakhir. Padahal, pada dua seri sebelumnya, dia mampu menunjukkan performa menjanjikan dengan menjadi juara kelas wanita pada Putaran 2 dan 3. Meski demikian, Diva tetap berhasil mempertahankan posisi kedua klasemen akhir kelas wanita Kejurnas Sprint Rally 2026.

Sementara itu, Patricia dan Larasati juga memperlihatkan konsistensi sepanjang musim dengan mengumpulkan poin di kelas wanita. Hasil pada putaran penutup, ketika keduanya berhasil menembus lima besar, menjadi gambaran perkembangan kemampuan masing-masing pereli.

Founder sekaligus mentor SWRT, Rifat Sungkar, memberikan apresiasi atas perjuangan ketiga pereli tersebut. Dia menegaskan bahwa pembentukan tim sejak awal tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar gelar juara, tetapi juga membawa misi memperluas keterlibatan perempuan dalam olahraga motorsport, khususnya reli.

"Pada awal pembentukan tim ini, saya sudah menjelaskan bahwa tim ini dibangun bukan semata untuk menjadi juara, melainkan memberi inspirasi dan motivasi kepada kaum wanita untuk turun di arena motorsport, khususnya reli. Selama ini dunia motorsport didominasi pembalap lelaki. Jika pun SWRT mampu meraih prestasi, itu merupakan bonus," ujar Rifat.

Menurut Rifat, kehadiran SWRT di kejuaraan reli nasional memberikan warna tersendiri. Kiprah Diva, Patricia, dan Larasati diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa perempuan memiliki kesempatan dan kemampuan untuk bersaing di cabang olahraga yang selama ini identik dengan laki-laki.

Dia juga mengingatkan bahwa kompetisi reli memiliki tantangan berbeda pada setiap putaran. Karena itu, konsistensi dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan menjadi faktor penting bagi pereli maupun tim untuk menjaga performa.

"Setiap putaran memiliki tantangan tersendiri. Pereli dan tim paham bahwa mereka harus tetap konsisten dalam setiap putaran. Karena apa pun bisa terjadi di dunia balap," tambahnya.

Berakhirnya Kejurnas Sprint Rally 2026 menjadi bahan evaluasi bagi SWRT untuk meningkatkan kemampuan para pereli sekaligus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya. Didukung Telkomsel melalui brand Simpati, tim ini berharap dapat terus membuka ruang bagi perempuan untuk hadir, berkompetisi, dan mengambil peran lebih besar dalam perkembangan motorsport nasional.
(sto)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Alasan Keamanan, Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026
Sports
Selasa, 03 November 2026 - 07:50 WIB
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Podium Kedua!
Sports
Minggu, 01 November 2026 - 12:26 WIB