Sebanyak tujuh politikus Muslim AS raih kemenangan di pemilu sela. Foto/X
WASHINGTON - Setidaknya tujuh anggota parlemen Muslim memenangkan kursi di Kongres AS dalam pemilihan paruh waktu hari Selasa, menandai pencapaian bersejarah di kedua majelis. Para kandidat tersebut berkampanye dengan mengusung isu hak sipil, layanan kesehatan, dan kebijakan luar negeri.
Pemilihan ini mengubah peta kekuatan di Washington, di mana Partai Demokrat berhasil mengambil alih kendali Senat maupun DPR dari Partai Republik.
Beberapa anggota parlemen yang baru terpilih maupun yang kembali menjabat berkampanye dengan menekankan standar hukum internasional, bantuan kemanusiaan, serta penolakan terhadap dukungan militer AS tanpa syarat bagi Israel di tengah genosida yang terus berlangsung di Gaza.
7 Politikus Muslim AS Ini Menang Pemilu Sela AS, Salah Satunya Mualaf
1. Abdul El-Sayed, Michigan
Melansir
Anadolu, kandidat dari Partai Demokrat berusia 42 tahun ini mengalahkan mantan anggota DPR dari Partai Republik, Mike Rogers, dan menjadi Muslim pertama yang terpilih duduk di Senat AS.
Sebagai seorang dokter dan mantan pejabat kesehatan masyarakat, El-Sayed memenangkan kursi yang ditinggalkan oleh Senator Gary Peters—yang memutuskan pensiun—setelah melalui kampanye sengit di mana agamanya sempat menjadi sasaran serangan dari pihak Partai Republik dan Presiden Donald Trump.
El-Sayed, yang memenangkan pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat pada bulan Agustus, mengkritik pengiriman senjata AS tanpa syarat ke Israel dan menyebut operasi militer Israel di Gaza sebagai genosida.
Mantan rivalnya dalam pemilihan pendahuluan, anggota DPR Haley Stevens, justru memberikan dukungan kepada Rogers dua hari sebelum pemilihan umum, sebagai bentuk keberatan atas retorika yang disampaikan El-Sayed.
2. Adam Hamawy, New Jersey
Kandidat dari Partai Demokrat berusia 56 tahun ini mengalahkan Gregg Mele dari Partai Republik di Distrik Kongres ke-12 negara bagian tersebut, sekaligus menjadi Muslim pertama yang terpilih untuk mewakili New Jersey di Kongres.
Sebagai seorang dokter bedah plastik, pensiunan dokter tempur Angkatan Darat AS, dan veteran Perang Irak, Hamawy sempat menjadi sukarelawan di Rumah Sakit Eropa (European Hospital) di Gaza pada tahun 2024.
Dalam kampanyenya, ia mengusung program layanan kesehatan universal (Medicare), penghapusan utang medis dan utang mahasiswa, pembubaran badan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE), serta penghentian bantuan militer AS kepada Israel.
3. Darializa Avila Chevalier, New York
Politisi dari Partai Demokrat ini berhasil mengamankan kursi di DPR setelah sebelumnya mengalahkan petahana yang telah lama menjabat, Adriano Espaillat, dalam pemilihan pendahuluan bulan Juni.
Chevalier, yang merupakan seorang penyelidik hak-hak sipil, mahasiswa doktoral, dan seorang mualaf, meraih lebih dari 85% suara.
Kampanyenya berfokus pada pengorganisasian komunitas dan advokasi bagi hak-hak rakyat Palestina. Dia dikenal sebagai mualaf.
4. Rashida Tlaib, Michigan
Politisi Demokrat keturunan Palestina-Amerika ini berhasil mengamankan masa jabatan kelima untuk mewakili Distrik Kongres ke-12 di negara bagian tersebut, setelah mengalahkan kandidat dari Partai Republik, James Hooper.
Sebagai satu-satunya anggota Kongres keturunan Palestina-Amerika, Tlaib telah mengadvokasi penegakan regulasi senjata domestik maupun internasional, perlindungan warga sipil, dan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina.
5. Ilhan Omar, Minnesota
Politisi Demokrat ini memenangkan masa jabatan kelima untuk mewakili Distrik Kongres ke-5 di negara bagian tersebut, dengan mengalahkan kandidat dari Partai Republik, John Nagel, serta kandidat independen, DeVelle Jackson.
Omar, yang tiba di AS pada usia 12 tahun, menjadi legislator federal pertama di negara tersebut yang berlatar belakang Somalia-Amerika saat ia mulai menjabat pada tahun 2019.
Ia telah mengadvokasi pemberian bantuan kemanusiaan dan pengawasan terhadap transfer senjata AS, sembari menghadapi berbagai serangan politik terkait latar belakangnya.
6. Andre Carson, Indiana
Politisi Demokrat ini berhasil mempertahankan kursinya untuk Distrik Kongres ke-7 yang mencakup wilayah Indianapolis, setelah mengungguli kandidat dari Partai Republik, Patrick McAuley, dan kandidat dari Partai Libertarian, James Sceniak.
Menjabat sejak tahun 2008, Carson merupakan legislator Muslim dengan masa jabatan terlama di DPR.
Posisi kebijakannya menekankan pada lembaga hukum internasional, kesetaraan martabat manusia, dan bantuan kemanusiaan.
7. Lateefah Simon, California
Politisi Demokrat ini berhasil mempertahankan kursinya untuk Distrik Kongres ke-12 di wilayah East Bay, setelah mengalahkan sesama kandidat dari Partai Demokrat, Jamie Joyce.
Simon telah menyuarakan penolakan terhadap pengiriman senjata ofensif oleh AS.
Sementara itu, kandidat Muslim Aisha Wahab tetap memimpin dalam pemilihan untuk kursi Kongres lainnya di California, seiring dengan terus berlanjutnya penghitungan suara.
(ahm)