Partai Republik Tampaknya Harus Akui Kekalahan dalam Pemilu Paruh Waktu AS

img-redaksi Syarifudin
Rabu, 04 November 2026 - 10:12 WIB
Partai Republik Tampaknya Harus Akui Kekalahan dalam Pemilu Paruh Waktu AS
Pemilih memberikan suara di tempat pemungutan suara di New York, AS. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Partai Republik tampaknya harus mengakui kekalahan dalam pemilu paruh waktu di Amerika Serikat berdasarkan hasil penghitungan sementara. Di DPR, Republik hanya meraih62 kursi dan Demokrat 105 kursi. Di Senat, Republik hanya mendapat 36 kursi dan Demokrat 45 kursi. Perolehan kursi akan terus bertambah seiring proses penghitungan.

Sementara itu, Adam Hamawy dari Partai Demokrat, seorang dokter bedah yang pernah menjadi sukarelawan di Gaza, berhasil mengalahkan Gregg Mele dari Partai Republik dan terpilih menjadi anggota DPR AS untuk Distrik ke-12 di New Jersey.

Amy Klobuchar, senator AS dari Partai Demokrat yang mewakili Minnesota dan kini mencalonkan diri sebagai gubernur, merayakan kemenangan Roy Cooper di North Carolina.

Sejauh ini, beberapa kandidat Partai Demokrat yang memenangkan kursi di Senat adalah:

Roy Cooper – North Carolina

Chris Pappas – New Hampshire

Jon Ossoff – Georgia

Chris Coons – Delaware

Cory Booker – New Jersey

John Reed – Rhode Island

Edward Markey – Massachusetts

Juliana Stratton – Illinois

John Hickenlooper – Colorado

Ben Lujan – New Mexico

Mark Warner – Virginia

Keisha Bottoms dari Partai Demokrat memenangkan pemilihan gubernur di Georgia, sekaligus mengubah kendali politik di negara bagian yang menjadi medan pertempuran sengit tersebut.

Gary Colbert, yang memberikan suaranya di sisi barat Detroit, mengecam Presiden Trump karena menyebut siapa pun—baik orang kulit hitam maupun Yahudi—yang mendukung Abdul El-Sayed (kandidat Senat dari Partai Demokrat di Michigan) sebagai orang yang "gila".

"Semua orang tahu bahwa dialah (Trump) yang sebenarnya gila. Dia bisa mengatakan apa saja," ujar Colbert kepada Al Jazeera.

Colbert, yang mengeluhkan kenaikan harga bahan bakar akibat perang AS-Israel melawan Iran, menambahkan Trump dan "para kroninya" memberikan dampak buruk bagi kehidupan masyarakat, "dan mereka tidak peduli".

Istrinya, Shirley Colbert, mengatakan "perlu ada perubahan" untuk mengatasi krisis biaya hidup.

"Saya memilih kandidat dari Partai Demokrat; saya tidak akan memilih Partai Republik karena saat ini ada salah satu dari mereka yang sedang menjabat, dan kita bisa melihat apa yang terjadi—tidak hanya di Michigan, tetapi di seluruh Amerika Serikat," kata Shirley.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Politikus Muslim Abdul el-Sayed Klaim Menang Pemilihan Senat di Michigan
International
Rabu, 04 November 2026 - 16:20 WIB
Demokrat Kuasai DPR dan Senat, Trump Terancam Dimakzulkan
International
Rabu, 04 November 2026 - 14:25 WIB
Trump Akui Perang Iran Jadi Pemicu Kekalahan Partai Republik
International
Rabu, 04 November 2026 - 13:44 WIB