Pemilih Muda di Texas Bicara soal Partisipasi dalam Pemilu Paruh Waktu: Terasa Semakin Personal

img-redaksi Syarifudin
Rabu, 04 November 2026 - 08:03 WIB
Pemilih Muda di Texas Bicara soal Partisipasi dalam Pemilu Paruh Waktu: Terasa Semakin Personal
Arissa Tefeck, seorang pemuda berusia 20 tahun, memberikan suara dalam pemilu paruh waktu di Texas, AS. Foto/aljazeera
A
A
A
TEXAS - Arissa Tefeck, seorang pemuda berusia 20 tahun, mengatakan politik di Texas kini terasa semakin personal bagi kalangan muda. Pernyataan itu muncul saat dia memberikan suara dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat.

"Saya benar-benar tergerak untuk datang dan memberikan suara hari ini karena berbagai kesulitan yang saya lihat terjadi di komunitas saya, bahkan secara pribadi di dalam keluarga saya sendiri," ujarnya.

Dia menjelaskan, "Ibu saya belakangan ini kesulitan mendapatkan pekerjaan—padahal biasanya beliau tidak mengalami kendala seperti itu—jadi saya sadar situasi ini harus segera berubah. Itulah alasan mengapa saya datang untuk memilih."

"Saya sungguh merasa saat ini situasinya berbeda dan perubahan itu mungkin terjadi, apalagi karena isu ini ramai dibicarakan di media sosial," katanya.

"Banyak rekan sebaya saya yang kini lebih tertarik untuk berpartisipasi dan memberikan suara, karena mereka melihat berbagai kesulitan yang ditimbulkan oleh presiden saat ini—dan pihak-pihak yang sedang memegang kekuasaan—terhadap komunitas serta kota tempat kami tinggal," ungkapnya.

Perang yang dilancarkan Presiden AS Donald Trump telah membuat harga bahan bakar minyak naik di AS. Perang juga membuat biaya naik untuk kebutuhan hidup sehari-hari bagi warga AS.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
7 Politikus Muslim AS Ini Menang Pemilu Sela AS, Salah Satunya Mualaf
International
Rabu, 04 November 2026 - 20:25 WIB
Trump: Saya Bisa Jadi PM Israel
International
Rabu, 04 November 2026 - 19:35 WIB
Politikus Muslim Abdul el-Sayed Klaim Menang Pemilihan Senat di Michigan
International
Rabu, 04 November 2026 - 16:20 WIB
Demokrat Kuasai DPR dan Senat, Trump Terancam Dimakzulkan
International
Rabu, 04 November 2026 - 14:25 WIB