Ro Khanna: Partai Demokrat Perlu Sampaikan Pesan Tegas pada Israel setelah Pemilihan Paruh Waktu

img-redaksi Syarifudin
Rabu, 04 November 2026 - 06:35 WIB
Ro Khanna: Partai Demokrat Perlu Sampaikan Pesan Tegas pada Israel setelah Pemilihan Paruh Waktu
Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat asal California, Ro Khanna. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat asal California, Ro Khanna, menyatakan partainya perlu menyampaikan pesan yang "sangat tegas" kepada Israel jika Partai Demokrat berhasil meraih mayoritas kursi legislatif dalam pemilihan paruh waktu hari Selasa. Pernyataan ini muncul seiring digelarnya pemilihan paruh waktu di AS.

"Kita harus menyebutnya sebagai genosida. Kita harus menegaskan: tidak ada lagi bantuan. Kita harus menegaskan: tidak ada lagi penjualan peralatan militer yang digunakan untuk membunuh warga sipil," ujar Khanna kepada IHIP News.

Ia menambahkan Partai Demokrat harus menyatakan dengan jelas bahwa "pada minggu pertama, kami akan mengakui negara Palestina, mendirikan kedutaan besar di Ramallah dan Yerusalem Timur [yang diduduki]".

"Dan kami akan berhenti melindungi Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa," tegasnya.

Sementara itu, kandidat Senat dari Partai Demokrat Abul El-Sayed mengatakan kaum muda lebih peduli pada isu keterjangkauan layanan kesehatan dan perumahan—serta dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lapangan kerja—dibandingkan dengan dukungan Haley Stevens terhadap rival El-Sayed dari Partai Republik, Mike Rogers.

"Tahukah Anda apa yang tidak dibicarakan orang-orang dengan saya? Hal itu (dukungan tersebut). Orang-orang sebenarnya tidak peduli," kata El-Sayed dalam wawancara dengan para wartawan di kampus University of Michigan, yang disiarkan C-SPAN.

"Saat ini, yang terpenting adalah pilihan warga Michigan antara saya dan Mike Rogers."

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Demokrat Kuasai DPR dan Senat, Trump Terancam Dimakzulkan
International
Rabu, 04 November 2026 - 14:25 WIB
Trump Akui Perang Iran Jadi Pemicu Kekalahan Partai Republik
International
Rabu, 04 November 2026 - 13:44 WIB