Gedung US Capitol di Washington DC, AS. Foto/anadolu
WASHINGTON - Dua orang yang bekerja dalam kampanye Senat Amerika Serikat untuk kandidat dari Partai Republik, Mike Rogers, di Michigan, tercatat sebagai agen asing untuk Israel. Kabar itu menurut laporan media yang diterbitkan pada hari Minggu, sebagaimana dikutip Anadolu.
Juru bicara kampanye Abigail Ronson dan spesialis komunikasi Jesse Stokes telah terlibat dalam pekerjaan komunikasi untuk pemerintah Israel—masing-masing sejak Mei 2026 dan Oktober 2025—sembari juga bekerja untuk kampanye Rogers melalui kontraktor utama, Convergence Media, demikian dilaporkan Drop Site News.
Ronson mendaftarkan diri di bawah Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing (Foreign Agents Registration Act/FARA) pada bulan Mei untuk pekerjaan yang melibatkan Havas Media Network melalui Clocktower X LLC, perusahaan yang dikaitkan dengan mantan manajer kampanye Trump, Brad Parscale.
Dalam pendaftarannya, layanan tersebut dijelaskan sebagai "komunikasi strategis, perencanaan, dan layanan media" untuk inisiatif pemerintah Israel di AS yang bertujuan memerangi antisemitisme.
Stokes mendaftarkan diri pada Oktober 2025 di bawah kontrak Havas yang sama dan dilaporkan telah menyusun beberapa siaran pers untuk kampanye Rogers.
Menurut Drop Site News, Ronson merupakan satu dari 14 karyawan Convergence Media yang dikontrak sebagai subkontraktor untuk proyek komunikasi pemerintah Israel senilai USD46,5 juta, yang mencakup kampanye media sosial dan kecerdasan buatan.
Catatan Komisi Pemilihan Umum Federal (Federal Election Commission) menunjukkan tim kampanye Rogers telah membayar jutaan dolar kepada Convergence Media selama siklus pemilihan berlangsung.
Sebelumnya, pihak kampanye membantah Ronson adalah anggota staf, meskipun ia dilaporkan sempat berkomunikasi dengan para jurnalis menggunakan alamat surel resmi kampanye.
Baik Ronson maupun Stokes tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Drop Site News.
Seorang juru bicara kampanye lainnya juga tidak menanggapi pertanyaan dari media tersebut mengenai apakah pihak kampanye mengetahui adanya pengaturan tersebut.
(sya)