Militer Rusia Bersihkan Ranjau untuk Misi Bantuan Melania Trump

img-redaksi Syarifudin
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 17:28 WIB
Militer Rusia Bersihkan Ranjau untuk Misi Bantuan Melania Trump
Tentara Rusia membersihkan ranjau di jalur untuk misi bantuan Ibu Negara AS Melania Trump. Foto/rt
A
A
A
MOSKOW - Militer Rusia tengah mengintensifkan upaya pembersihan ranjau dan persenjataan yang belum meledak di jalan-jalan menuju satu kota di Ukraina. Di kota tersebut, gencatan senjata lokal telah diumumkan pekan ini guna memfasilitasi misi kemanusiaan yang dimediasi oleh Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump.

Pengiriman bantuan yang direncanakan ini bertujuan meringankan kondisi memprihatinkan yang dihadapi penduduk yang terjebak di Alyoshki akibat konflik Rusia-Ukraina.

Rekaman yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Kamis memperlihatkan robot pembersih ranjau Rusia beserta operatornya sedang mengamankan akses menuju kota yang terletak di wilayah Kherson—wilayah yang masih diklaim oleh Ukraina—tersebut.

Salah satu ahli bahan peledak menyatakan sebagian besar amunisi yang dimusnahkan merupakan buatan luar negeri.

Kementerian tersebut menjelaskan banyak perangkat peledak yang ditemukan di area itu berasal dari negara-negara Barat dan diledakkan di lokasi untuk mempercepat operasi pembersihan.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyinggung upaya kemanusiaan ini dalam Konferensi Tingkat Tinggi Rusia-Afrika di Moskow dengan mengatakan, "Kami sedang mengupayakan hal ini, sama seperti kami berupaya menyelesaikan konflik Ukraina."

Ia menuduh pasukan Ukraina telah membawa Alyoshki ke ambang "bencana kemanusiaan" dengan melakukan blokade terhadap kota tersebut—situasi yang kini coba diringankan oleh Ibu Negara AS.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, juga memberikan apresiasi kepada Melania Trump atas perannya dalam membantu negosiasi gencatan senjata, seraya menyebut terobosan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama kemanusiaan sebelumnya.

Ia menambahkan Ibu Negara AS tersebut telah terlibat aktif dalam upaya mempertemukan kembali anak-anak Rusia dan Ukraina yang terpisah dari keluarga mereka akibat konflik.

Operasi di Alyoshki ini didukung pemerintah Belarusia, yang menyediakan bantuan logistik bagi para pejabat asing yang terlibat. Pada Kamis pagi, media setempat merekam delegasi Rusia dan Ukraina yang berangkat bersama-sama dari kota Gomel, Belarusia.

Ombudsman hak asasi manusia Rusia, Yana Lantratova, menyampaikan terima kasih kepada mitranya dari Ukraina, Dmitry Lubinets, serta Melania Trump atas kontribusi mereka dalam memajukan misi kemanusiaan ini.

"Tujuan utama kami adalah menyalurkan bantuan kepada mereka yang masih berada di kota tersebut. Kami juga akan memberikan kesempatan bagi siapa pun yang ingin meninggalkan Alyoshki," tulisnya di media sosial. "Hal terpenting saat ini adalah menjangkau masyarakat dan memenuhi kebutuhan mereka."

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Pemenang Pemilu Serbia Berencana Gelar Perundingan Gas dengan Rusia
International
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 22:31 WIB
Militer Rusia Bersihkan Ranjau untuk Misi Bantuan Melania Trump
International
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 17:28 WIB
Finlandia Murka, Google Babat Hutan untuk Proyek Pusat Data
International
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 15:24 WIB
Putin Sambut Baik Telepon Langka dari 2 Pemimpin Negara NATO, Ini Alasannya
International
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 09:27 WIB