Trump Paling Terbuka Lancarkan Serangan Baru terhadap Iran jika Perundingan Gagal, Rusia Tawarkan Mediasi

img-redaksi Syarifudin
Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:09 WIB
Trump Paling Terbuka Lancarkan Serangan Baru terhadap Iran jika Perundingan Gagal, Rusia Tawarkan Mediasi
Presiden AS Donald Trump. Foto/mehr
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah sosok yang paling antusias di lingkaran dalamnya untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran seandainya upaya diplomatik yang sedang berlangsung menemui jalan buntu. Laporan itu diungkap media Amerika Serikat, Semafor, dengan mengutip seorang pejabat pemerintahan Trump yang tidak disebutkan namanya.

Semafor melaporkan sang presiden bersedia mencapai kesepakatan dengan Teheran, di mana negosiasi mengenai "kesepakatan damai sementara" saat ini tengah berlangsung.

Namun, jika diplomasi gagal, Amerika Serikat bersiap melancarkan serangan tidak lama setelah pemilihan umum sela pada 3 November, ungkap pejabat tersebut.

"Banyak pihak di dalam pemerintahan yang skeptis mengenai dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran. Trump adalah sosok yang ‘paling terbuka' untuk meningkatkan eskalasi, meskipun ia sendiri masih memiliki keraguan," tulis Semafor.

Sementara itu, seorang juru bicara Kremlin mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Rusia siap menjadi penengah antara Iran dan Amerika Serikat jika diminta.

Ia juga menyatakan Moskow bersiap untuk berupaya mencegah eskalasi militer lebih lanjut di kawasan Teluk.

Menurut juru bicara tersebut, Rusia bersedia menerima uranium yang telah diperkaya milik Iran jika material itu tetap menjadi kendala dalam negosiasi.

Juru bicara itu menambahkan Iran terus menjadi topik yang dibahas dalam komunikasi antara Moskow dan Washington, di mana kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai masalah tersebut.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Keuntungan Perusahaan Minyak AS Naik 3 Kali Lipat selama Perang Iran
International
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB
Pertama dalam Sejarah, Paus Leo Beri Suara dalam Pemilu Amerika Serikat
International
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:27 WIB