Fasilitas Senjata Nuklir AS Terbakar, Ada Apa di Dalamnya?

img-redaksi Muhaimin
Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB
Fasilitas Senjata Nuklir AS Terbakar, Ada Apa di Dalamnya?
Savannah River Site (SRS), kompleks fasilitas pendukung program senjata nuklir AS di South Carolina. Laboratorium di fasilitas tersebut terbakar. Foto/The New York Times/Brett Flashnick
A
A
A
WASHINGTON - Kebakaran melanda kompleks penelitian nuklir utama di South Carolina yang mendukung program senjata nuklir Amerika Serikat (AS) pada Rabu malam waktu setempat. Departemen Energi mengeklaim tak ada kontaminasi radioaktif di luar fasilitas akibat insiden tersebut.

Kebakaran bermula di Savannah River National Laboratory, yang merupakan bagian dari Savannah River Site (SRS) dekat Aiken. Petugas kemudian berhasil memadamkan kobaran api tersebut.

"Tidak ada kontaminasi yang dilaporkan di luar fasilitas yang terdampak," kata Departemen Energi dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Russia Today, Kamis (29/10/2026).

Protokol darurat diaktifkan. Sebagai tindakan pencegahan, karyawan yang tidak terlibat dalam penanganan insiden diperintahkan menghentikan kegiatan dan berlindung di tempat masing-masing.

Akses kendaraan yang hendak memasuki kompleks ditutup, sementara lalu lintas kereta api, sungai, dan udara di sekitarnya dibatasi.

Pihak berwenang mencabut status darurat pada pukul 21.45 waktu setempat setelah survei radiasi menunjukkan tidak adanya kontaminasi radioaktif yang dapat dideteksi. Langkah-langkah perlindungan juga dicabut, dan kompleks tersebut dinyatakan dapat kembali beroperasi secara normal pada Kamis.

Kebakaran Diduga Terjadi di Satu Ruangan



Media lokal melaporkan bahwa kebakaran terjadi di satu ruangan dan melibatkan pelepasan material radioaktif di permukaan tanah tanpa melalui sistem penyaringan. Seorang karyawan dilaporkan harus dirawat di rumah sakit akibat luka ringan.

SRSdidirikan pada awal 1950-an, ketika Perang Dingin berlangsung. Pada awalnya, fasilitas tersebut memproduksi plutonium dan tritium untuk senjata nuklir AS.

Meskipun reaktor produksinya telah dihentikan, kompleks itu masih memainkan peran penting dalam pemeliharaan persenjataan nuklir Amerika.

SRS memproses dan mengisi kembali persediaan tritium, isotop radioaktif hidrogen yang digunakan untuk meningkatkan daya ledak hulu ledak nuklir. Fasilitas itu juga mengelola material nuklir, mengolah limbah radioaktif, serta melaksanakan pembersihan lingkungan.

Pemerintah AS juga sedang mengembangkan fasilitas di SRS untuk memproduksi inti plutonium bagi hulu ledak nuklir sebagai bagian dari upaya memodernisasi persediaan senjata nuklir negara tersebut.

Insiden ini terjadi kurang dari dua pekan setelah kebakaran melanda Pangkalan Angkatan Bersenjata Kanada Wainwright di Alberta. Peristiwa itu menewaskan empat tentara dan melukai 39 lainnya saat latihan menggunakan peluru tajam.

Menurut militer Kanada, angin kencang menyebabkan api menyebar dengan cepat hingga menjangkau area yang ditempati para tentara.

Angkatan Bersenjata Kanada mengatakan pekan lalu bahwa 27 personel masih dirawat di rumah sakit, sedangkan 12 lainnya telah diperbolehkan pulang. Polisi militer telah meluncurkan penyelidikan independen untuk mengusut insiden tersebut.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Keuntungan Perusahaan Minyak AS Naik 3 Kali Lipat selama Perang Iran
International
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:30 WIB
Pertama dalam Sejarah, Paus Leo Beri Suara dalam Pemilu Amerika Serikat
International
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:27 WIB