Lamine Yamal Buka Suara usai Gagal Raih Ballon dOr, Ayahnya Terlibat Insiden di Bandara
LONDON - Lamine Yamal akhirnya angkat bicara setelah gagal meraih
Ballon d'Or 2026. Bintang muda Barcelona itu memilih tetap optimistis dan mengalihkan fokusnya untuk membantu klub kembali meraih gelar. Di tengah kabar tersebut, ayahnya, Mounir Nasraoui, dilaporkan terlibat insiden di Bandara Barcelona menjelang keberangkatan ke London.
Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (27/10/2026), Yamal membagikan sejumlah foto dari malam penganugerahan Ballon d'Or yang berlangsung di London Palladium, Inggris. Pemain timnas Spanyol itu menyampaikan keyakinannya bahwa kesempatan meraih penghargaan utama akan datang pada waktunya.
"Kesempatan itu akan datang. Hal-hal baik membutuhkan waktu, dan saya percaya pada jalan yang sedang saya bangun. Tidak perlu terburu-buru. Saya tetap bersemangat dan tenang karena yakin suatu hari nanti giliran saya akan tiba," tulis Yamal.
Dia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan menegaskan akan kembali memusatkan perhatian pada Barcelona. "Selamat kepada para pemenang. Sekarang, fokus saya kembali pada hal yang benar-benar penting: membantu Barcelona kembali meraih kemenangan," lanjutnya.
Pada malam penghargaan tersebut, Yamal harus mengakui keunggulan Harry Kane. Penyerang Bayern Muenchen sekaligus kapten timnas Inggris itu dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or 2026, mengungguli sejumlah kandidat, termasuk Yamal, Kylian Mbappe, dan Rodri. Meski gagal membawa pulang penghargaan utama, Yamal tetap meraih Trofi Kopa untuk pemain muda terbaik. Penghargaan itu menjadi yang ketiga secara beruntun baginya.
Di luar hasil penghargaan, media Spanyol, El Español, melaporkan adanya perselisihan yang melibatkan Mounir Nasraoui di Bandara Barcelona sebelum perjalanan menuju London. Menurut laporan tersebut, persoalan bermula ketika jaket yang diletakkan Nasraoui berada di tempat yang tidak diperbolehkan. Teguran dari petugas bandara disebut memicu perdebatan.
Rekaman yang dipublikasikan El Español diklaim memperlihatkan Nasraoui meludahi ke arah wajah seorang perempuan yang disebut sebagai petugas, sebelum diduga mengambil kursi dan melemparkannya ke arah seorang pria yang berusaha melerai. Laporan itu menyebut polisi setempat kemudian turun tangan untuk menangani kejadian tersebut. Namun, detail insiden dan dugaan tindakan yang disebutkan dalam laporan itu perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi pihak berwenang.
Sementara itu, Yamal menunjukkan sikap menerima hasil Ballon d'Or dan memilih menatap target bersama Barcelona. Pesan yang disampaikannya menegaskan bahwa kegagalan meraih penghargaan individu kali ini tidak mengubah ambisinya untuk terus berkembang dan membantu tim meraih prestasi.
(sto)