Ustaz Zaidul Akbar : Sedekah Bisa Jadi Obat Penyakit Fisik

img-redaksi Widaningsih
Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WIB
Ustaz Zaidul Akbar : Sedekah Bisa Jadi Obat Penyakit Fisik
Ustaz Zaidul Akbar mengaitkan kasih sayang yang tumbuh melalui sedekah dengan manfaat bagi kehidupan manusia, termasuk ketika menghadapi persoalan kesehatan fisik. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Menurut dokter sekaligus pendakwah Ustaz Zaidul Akbar, berbagi dengan tulus memiliki makna mendalam bagi kehidupan manusia. Penggagas Jurus Sehat ala Rasulullah (JSR) tersebut menjelaskan bahwa harta yang diberikan ketika bersedekahhanyalah simbol dari perasaan cinta dan kepedulian yang tumbuh di dalam hati.

Dalam tausiyah yang dibagikan melalui akun Instagram pribadinya, Ustaz Zaidul Akbar mengingatkan bahwa esensi sedekah bukan terletak pada barang yang diberikan, melainkan pada ketulusan dan kasih sayang di balik pemberian tersebut.

"Uang atau barang yang diberikan saat sedekah hanyalah simbol dari sebuah ungkapan, perasaan, kepedulian, cinta, kasih sayang. Sesungguhnya yang diberikan saat bersedekah bukanlah barang tadi, tetapi cinta dan kasih sayang yang sebenarnya sudah Allah tiupkan dalam qalbu (hati) seseorang," tuturnya.

Menurutnya, seseorang yang memiliki kelapangan rezeki dapat memperbanyak sedekah sesuai kemampuannya. Namun, nilai utama dari berbagi bukan semata-mata terletak pada banyaknya harta yang dikeluarkan, melainkan pada ketulusan hati dan kepedulian terhadap orang lain.

Sedekah dan Kasih Sayang sebagai Jalan Kebaikan

Ustaz Zaidul Akbar juga menjelaskan bahwa berbagi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika seseorang memiliki kelebihan harta. Lebih dari itu, sedekah merupakan bentuk pengharapan seorang hamba terhadap rida dan kasih sayang Allah SWT.

Ia mengingatkan bahwa ketika seseorang berbagi dengan ikhlas, ia tidak hanya membantu meringankan beban orang lain, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kelembutan hati dalam dirinya.

Dalam tausiyah tersebut, Ustaz Zaidul Akbar mengaitkan kasih sayang yang tumbuh melalui sedekah dengan manfaat bagi kehidupan manusia, termasuk ketika menghadapi persoalan kesehatan fisik.

Namun, ungkapan bahwa sedekah merupakan obat terbaik untuk penyakit fisik perlu dipahami sebagai pesan spiritual tentang nilai kebaikan dan ketenangan batin, bukan sebagai pengganti pengobatan medis. Sedekah tetap merupakan ibadah yang dianjurkan, sedangkan penyakit fisik perlu ditangani sesuai kebutuhan medis.

Momentum Terbaik Memperbanyak Sedekah

Ustaz Zaidul Akbar turut mengingatkan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperbanyak amal saleh, menumbuhkan cinta, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Bulan suci ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu untuk memperbaiki hati dan memperbanyak amal kebaikan.

Rasulullah SAW dikenal sangat dermawan, terlebih ketika memasuki Ramadan. Dalam hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, disebutkan bahwa Rasulullah SAW merupakan manusia paling dermawan, dan kedermawanan beliau semakin meningkat ketika bertemu Malaikat Jibril pada bulan Ramadan, bahkan diibaratkan lebih cepat daripada angin yang berembus.

Keteladanan tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam agar tidak menyia-nyiakan Ramadan untuk memperbanyak sedekah dan membantu orang yang sedang mengalami kesulitan.

Ustaz Zaidul Akbar pun mengajak umat Islam untuk menjadikan cinta dan kasih sayang sebagai landasan dalam berbagi.

"Berbagilah karena cinta, berbagilah karena kasih sayang. Berbagilah karena peduli terhadap orang lain. Berbagilah karena Allah dan karena cinta-Nya," pesannya.

Ia juga mengingatkan agar seseorang tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi turut menghadirkan ketulusan ketika menolong orang lain. Kepedulian yang tulus dapat ditunjukkan melalui perhatian, sikap menghargai, serta kesediaan memahami kesulitan yang sedang dihadapi penerima bantuan.

"Betapa banyak orang yang sedang sulit di bulan ini. Semoga Allah mudahkan kita untuk berbagi di bulan dermawan ini," ujar Ustaz Zaidul Akbar.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa sedekah bukan hanya tentang harta yang berpindah tangan. Di balik setiap pemberian, terdapat kesempatan untuk menebarkan kasih sayang, meringankan beban sesama, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(wid)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Mengapa Masa Muda Begitu Istimewa? Ini 13 Keutamaannya dalam Islam
Kalam
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIB
Ustaz Zaidul Akbar : Sedekah Bisa Jadi Obat Penyakit Fisik
Kalam
Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WIB