Inilah Doa Tawakal agar Tetap Yakin pada Allah dalam Segala Keadaan

img-redaksi Widaningsih
Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB
Inilah Doa Tawakal agar Tetap Yakin pada Allah dalam Segala Keadaan
Doa tawakal ini dianjurkan diamalkan Umat Islam agar tetap yakin kepada Allah SWT, dan memohon perlindungan, pertolongan, dan keteguhan iman. Foto ilustrasi/pngtree
A
A
A
Doa tawakal ini dianjurkan diamalkan Umat Islam agar tetap yakin kepada Allah SWT, dan memohon perlindungan, pertolongan, dan keteguhan iman. Doa ini mengandung pengakuan seorang hamba bahwa hanya Allah tempat berserah diri, menggantungkan harapan, dan memohon perlindungan dari segala hal yang menyesatkan.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia dihadapkan pada berbagai ujian, godaan, dan persoalan yang terkadang membuat hati goyah. Karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk senantiasa memperkuat tawakal kepada Allah SWT, disertai ikhtiar dan doaagar tetap berada di jalan yang diridai-Nya.

Salah satu doa yang mengandung permohonan tersebut diriwayatkan dalam hadis sahih dari Rasulullah SAW. Doa ini menegaskan keimanan, kepasrahan, dan perlindungan kepada Allah Yang Mahahidup dan tidak akan pernah mati.

Bacaan Doa Tawakal kepada Allah

Berikut bacaan doa tawakal yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim.

اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِى، أَنْتَ الْحَىُّ الَّذِى لَا يَمُوتُ وَالْجِنُّ وَالْإِنْسُ يَمُوتُونَ


Latin: Allāhumma laka aslamtu, wa bika āmantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khāṣamtu. Allāhumma innī a‘ūdzu bi ‘izzatika, lā ilāha illā anta, an tuḍillani. Antal-Ḥayyul-ladzī lā yamūtu, wal-jinnu wal-insu yamūtūn.



Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku kembali, dan dengan pertolongan-Mu aku menghadapi lawan. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kemuliaan-Mu. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau, agar Engkau tidak menyesatkanku. Engkau Mahahidup yang tidak akan mati, sedangkan jin dan manusia pasti mati." (HR Muslim, no. 2717)

Kandungan dan Keutamaan Doa Tawakal

Menurut Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal, penerbit Rumahsyo, doa tersebut mengandung sejumlah pelajaran penting bagi umat Islam, terutama mengenai keimanan, kepasrahan kepada Allah, dan permohonan agar terhindar dari kesesatan.

1. Menyerahkan segala urusan kepada Allah

Kalimat "laka aslamtu" dan "‘alaika tawakkaltu" menunjukkan sikap berserah diri dan bertawakal kepada Allah SWT. Seorang Muslim meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas izin dan kuasa-Nya. Keyakinan ini bukan alasan untuk meninggalkan usaha, melainkan landasan untuk berikhtiar sembari menyerahkan hasilnya kepada Allah.

2. Tawakal menjadi bagian dari ikhtiar meraih pertolongan Allah

Tawakal berarti menyandarkan hati kepada Allah dengan tetap menjalankan usaha yang dibenarkan syariat. Seorang hamba tidak hanya mengandalkan kemampuan dirinya, tetapi juga memohon pertolongan Allah agar diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian.

3. Memohon perlindungan agar tidak tersesat

Dalam doa ini, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk berlindung kepada Allah dari kesesatan. Permohonan tersebut penting karena manusia dapat menghadapi godaan yang menjauhkannya dari kebenaran, baik melalui pikiran, perkataan, maupun perbuatan.

Karena itu, seorang Muslim perlu senantiasa memohon petunjuk Allah, memperdalam ilmu agama, dan berusaha menjalankan perintah-Nya.

4. Hanya Allah yang Mahahidup dan kekal

Bagian akhir doa ini mengingatkan bahwa Allah SWT memiliki sifat Mahahidup dan tidak akan pernah mati. Sebaliknya, jin dan manusia merupakan makhluk yang memiliki batas kehidupan.

Kesadaran tersebut mengajarkan bahwa Allah merupakan tempat bersandar yang sempurna. Manusia boleh saling membantu dan meminta pertolongan dalam perkara yang mampu dilakukan, tetapi hati dan harapannya tetap bergantung kepada Allah SWT.

Dengan mengamalkan doa ini, umat Islam diharapkan semakin memperkuat tawakal, menjaga keimanan, serta memohon perlindungan Allah agar tidak menyimpang dari jalan yang benar.

(wid)
See original source
link link link link
Berita Terkait
5 Ciri Orang yang Yakin kepada Allah SWT, Tak Gelisah soal Rezeki
Kalam
Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WIB
Doa Hanya dalam Hati, Sah atau Tidak? Simak Penjelasannya
Kalam
Senin, 26 Oktober 2026 - 12:50 WIB