Mendadak Kaya! Pria Ini Temukan Bongkahan Emas 1,2 Kg, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

img-redaksi Muhaimin
Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:02 WIB
Mendadak Kaya! Pria Ini Temukan Bongkahan Emas 1,2 Kg, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Pria pencari emas amatir temukan bongkahan emas seberat 1,2 kg di wilayah pedalaman di Australia. Nilainya diprediksi lebih dari Rp2,5 miliar. Foto/news.com.au
A
A
A
SYDNEY - Seorang pria pencari emas amatir senang bukan kepalang. Musababnya, dia menemukan bongkahan emas berukuran besar di dalam tanah di pedalaman New South Wales (NSW), Australia, yang diperkirakan bernilai hingga 200.000 dolar Australia atau lebih dari Rp2,5 miliar (kurs Rp12.740/AUD).

Pria beruntung itu memilih merahasiakan identitasnya. Dia menghabiskan beberapa hari menyisir tanah merah di kawasan Mount Stuart Station, dekat Tibooburra, di bagian barat laut terpencil negara bagian tersebut.

"Lihat ini...Saya tidak percaya ini," katanya sambil tertawa dalam sebuah video yang merekam penemuan tersebut awal bulan ini. "Saya harap ini bukan batu yang dicat," imbuh dia, yang dilansir news.com.au, Selasa (27/10/2026).

Saat berhasil mengangkat bongkahan emas raksasa itu hingga jatuh ke telapak tangannya, dia menjelaskan bahwa alat pendeteksi logam miliknya hanya memberikan "sinyal samar". Dia pun harus menggali melewati berbagai benda tak berguna, termasuk selongsong peluru, sebelum akhirnya menemukan bongkahan tersebut.

"Seperti kata orang, teruslah berusaha...Ini benar-benar tidak masuk akal," serunya.

Bongkahan yang beratnya lebih dari 1,2 kilogram itu kemudian menjalani pengujian. Hasilnya menunjukkan bahwa objek yang berbintik-bintik kuarsa tersebut mengandung sekitar 940 gram emas murni.

Greg Spangler dari Broken Hill Prospecting Supplies mengatakan kepada news.com.au bahwa temuan tersebut dapat bernilai hingga 200.000 dolar Australia dan merupakan penemuan yang "sangat beruntung".

Menurutnya, selama 11 tahun, baru kali ini dia melihat atau mendengar kabar kedua kalinya tentang bongkahan emas seberat lebih dari satu kilogram yang ditemukan di kawasan Tibooburra.

"Mungkin ada lebih banyak yang ditemukan, tetapi orang-orang memilih menyimpannya untuk diri sendiri," kata Spangler.

"Pria yang menemukannya ingin mengangkat nama Tibooburra, saya kira, dan menunjukkan bahwa kawasan itu masih menyimpan emas berukuran besar."

Dengan mengacu pada harga emas spot sekitar 5.800 dolar Australia per ons, Spangler memperkirakan bongkahan tersebut bernilai antara 175.000 hingga 180.000 dolar Australia.

Namun, karena bongkahan itu merupakan spesimen utuh yang langka, kata Spangler, seorang kolektor mungkin bersedia membayar hingga 200.000 dolar Australia untuk memilikinya.

Meski demikian, sebelum warga Australia meninggalkan pekerjaan mereka demi berburu kekayaan dari emas, Spangler mengingatkan bahwa riset dan persiapan yang matang sangat penting, terutama menjelang musim panas.

Tibooburra berjarak sekitar 325 kilometer dari Broken Hill. Dalam beberapa bulan mendatang, suhu di kawasan tersebut dapat dengan mudah melonjak hingga lebih dari 40 derajat Celsius.

Dia juga menekankan bahwa menemukan bongkahan emas raksasa sering kali membutuhkan peralatan kelas atas.

Para pemula dapat membeli mesin pendeteksi logam tingkat dasar, seperti Gold Monster 2000, dengan harga sekitar 3.000 dolar Australia. Namun, pria yang menemukan bongkahan yang dijuluki "Tibooburra Spud" itu menggunakan GPZ 8000, salah satu perangkat kelas atas yang harganya dapat mencapai 17.000 dolar Australia.

"Dia kebetulan menggunakan kumparan pendeteksi yang tepat dan berada di lokasi yang tepat. Dia sudah melakukan riset, lalu berkeliling dan mungkin memeriksa tempat-tempat yang belum pernah dijelajahi orang lain," kata Spangler.

Adapun pencari emas yang beruntung itu tampaknya belum akan mengungkapkan identitasnya dalam waktu dekat.

Sambil bercanda bahwa pria tersebut memiliki "wajah yang cocok untuk radio", Spangler memastikan bahwa sang penemu anonim sudah berkemas dan meninggalkan kota untuk memikirkan langkah berikutnya.

Bagi siapa pun yang masih tertarik mencoba peruntungan, Spangler mengelola toko peralatan pendeteksi logam terakhir di Broken Hill, dalam perjalanan menuju kawasan pertambangan emas.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Viral, Perempuan Ini Bisa-bisanya Joging Santai di Tengah Kerusuhan Prancis
International
Senin, 19 Oktober 2026 - 08:03 WIB