Desa Wisata Candirejo Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kabupaten Semarang, bersiap menjadi tuan rumah cabang olahraga arung jeram dalam PORPROV Jawa Tengah XVII 2026 pada 24–28 Oktober 2026 / Foto: Istimewa
Desa Wisata Candirejo Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kabupaten Semarang, bersiap menjadi tuan rumah cabang olahraga arung jeram dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII 2026 pada 24–28 Oktober 2026. Kesiapan venue tersebut didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (UP2B Jateng dan DIY).
Sebanyak 11 kabupaten/kota dijadwalkan mengirimkan kontingen untuk berlaga dalam kompetisi ini. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Semarang, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Banjarnegara, Banyumas, Pemalang, Cilacap, Pekalongan, Purbalingga, Wonosobo, dan Purworejo.
Sejumlah nomor akan dipertandingkan, yakni Head to Head R4 dan R6, Slalom R4 dan R6, serta Down River Race. Masyarakat juga dapat menyaksikan langsung aksi para atlet dengan tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang.
Kehadiran penonton diharapkan menambah semarak kompetisi sekaligus memberikan dukungan kepada atlet yang membawa nama daerah masing-masing. General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan pengembangan desa wisata menjadi salah satu upaya agar manfaat program TJSL dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut dia, kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk mengoptimalkan potensi daerah sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas. "Kami berharap dukungan yang diberikan dapat mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi desa," ujar Munawwar, Selasa (27/10/2026).
Dukungan PLN diwujudkan melalui pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Candirejo Pesona Garda selaku pengelola venue. Program tersebut mencakup pembekalan dan peningkatan kompetensi masyarakat, termasuk sertifikasi Ahli K3 Umum serta pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Munawwar menjelaskan, peningkatan kompetensi tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk mendukung aspek keselamatan, kelancaran operasional, dan kualitas pelayanan selama kompetisi berlangsung. Sementara itu, Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, berharap pembinaan tersebut dapat membantu masyarakat mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki Desa Candirejo.
Ia menilai penyelenggaraan PORPROV Jateng 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wisata arung jeram Candirejo kepada masyarakat yang lebih luas. "Penyelenggaraan PORPROV ini juga menjadi peluang untuk memperkenalkan wisata arung jeram Candirejo kepada masyarakat yang lebih luas," ungkap Rachmat.
Ketua Pokdarwis Candirejo Pesona Garda, Muhammad Zamroni, mengapresiasi dukungan PLN dalam pengembangan venue dan peningkatan kemampuan para pengelola wisata. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi masyarakat setempat untuk mempersiapkan diri secara maksimal.
"Kami merasa bangga sekaligus terharu karena Dusun Dawung, Desa Candirejo, akan dikunjungi para atlet arung jeram dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dukungan PLN menjadi bekal berharga bagi kami untuk mempersiapkan venue dan menyambut seluruh kontingen dengan sebaik-baiknya," ujar Zamroni.
Melalui penyelenggaraan PORPROV Jateng XVII 2026, Desa Wisata Candirejo Pesona Garda diharapkan tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga, tetapi juga semakin dikenal sebagai destinasi wisata arung jeram yang mengedepankan keselamatan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
(yov)