Pejabat Arab Saudi, Pakistan, dan Turki Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Senin, 26 Oktober 2026 - 14:15 WIB
Pejabat Arab Saudi, Pakistan, dan Turki Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Pejabat Arab Saudi, Pakistan, dan Turki berkunjung ke Iran. Foto/Press TV
A
A
A
TEHERAN - Pejabat tinggi dari Arab Saudi, Pakistan, dan Turki akan tiba di Teheran untuk menghadiri pertemuan bersama yang bertujuan meningkatkan keamanan regional serta memanfaatkan pengalaman pertahanan Iran.

Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran, Ali Bagheri Kani, mengatakan bahwa ketiga pejabat senior tersebut dijadwalkan untuk bertemu dengan Sekretaris SNSC, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, dan berpartisipasi dalam sesi bersama pada hari Senin.

Ia menambahkan bahwa Arab Saudi, Pakistan, dan Turki masing-masing akan diwakili oleh Menteri Pertahanan Pangeran Khalid bin Salman, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Asim Munir, dan Direktur Organisasi Intelijen Nasional Ibrahim Kalin.

Bagheri Kani menjelaskan bahwa kunjungan dan pertemuan bersama ini bertujuan untuk memajukan gagasan mengenai jaminan keamanan oleh negara-negara di kawasan tersebut, serta memanfaatkan pengalaman Iran selama perang 40 hari antara AS-Israel melawan Iran.

"Model pertahanan Republik Islam Iran, yang didasarkan pada kemampuan mandiri, telah menjadi model yang sukses untuk menjamin keamanan nasional," ujarnya, dilansir Press TV.

Ia kembali menegaskan bahwa kebijakan strategis Iran didasarkan pada prinsip bahwa negara-negara di kawasan harus mampu menjamin dan memastikan keamanan mereka sendiri.

"Segala bentuk campur tangan dan pengaruh asing, khususnya oleh rezim AS, serta peran rezim Zionis yang tidak sah dalam tingkat apa pun, akan mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan," tegas pejabat keamanan Iran tersebut.

Ia mencatat bahwa pertemuan keempat negara di Teheran ini dapat menjadi langkah yang "penting dan efektif" dalam membentuk kerangka keamanan regional. Bagheri Kani menambahkan bahwa usulan Iran untuk membangun keamanan mandiri melalui partisipasi negara-negara kawasan merupakan buah dari keberhasilan bangsa dan angkatan bersenjata Iran selama perang AS-Israel, yang dimulai pada 28 Februari.

Ia berharap penerapan inisiatif ini dapat membantu menghadirkan stabilitas dan perdamaian di Asia Barat.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam kunjungannya ke Teheran pekan lalu, Kepala Angkatan Darat Pakistan telah menginformasikan kepada sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) mengenai keputusan para pejabat senior Arab Saudi, Turki, dan Pakistan untuk berkunjung ke Iran guna mengadakan pertemuan bersama.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi ilegal terhadap Iran pada 28 Februari.

Sebagai tanggapan, angkatan bersenjata Iran melancarkan serangan balasan yang kuat terhadap aset-aset AS dan Israel di kawasan tersebut, sehingga memberikan pukulan telak bagi koalisi penyerang.

Perang tersebut berakhir setelah 40 hari melalui gencatan senjata, yang kemudian diresmikan pada pertengahan Juni lewat penandatanganan Nota Kesepahaman Islamabad oleh presiden Iran dan AS.

Perang ini menimbulkan kerugian besar bagi pihak agresor, sementara mereka gagal mencapai tujuan yang ditetapkan, yakni menaklukkan Iran atau melumpuhkan kemampuan pertahanannya.

Iran juga terus memegang kendali penuh atas Selat Hormuz sejak hari-hari awal perang kedua yang dipaksakan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pada hari Minggu bahwa Teheran tetap siap menghadapi "skenario apa pun" sembari terus membuka pintu diplomasi, meskipun Washington bersikeras mengajukan tuntutan "sepihak" dalam perundingan.
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Yordania Tangkap 3 Tersangka dalam Serangan Mematikan di Gereja
International
Senin, 26 Oktober 2026 - 17:20 WIB
3 Alasan Aliansi Mekkah Merapat ke Iran, Posisi Tawar Teheran Makin Menguat
International
Senin, 26 Oktober 2026 - 16:16 WIB
Iran Janjikan Respons Tak Terbayangkan Jika AS Luncurkan Agresi Lagi
International
Senin, 26 Oktober 2026 - 11:20 WIB