Pasukan Israel Serbu Hebron dengan 20 Kendaraan Militer

img-redaksi Syarifudin
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:19 WIB
Pasukan Israel Serbu Hebron dengan 20 Kendaraan Militer
Pasukan Israel berada di Tepi Barat. Foto/anadolu
A
A
A
HEBRON - Pasukan Israel menyerbu kota Hebron di wilayah pendudukan Tepi Barat dengan mengerahkan sekitar 20 kendaraan militer. Kabar itu dilaporkan oleh rekan-rekan media di lapangan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penutupan total (lockdown) di wilayah pendudukan Tepi Barat setelah baku tembak di Hebron menewaskan dua tentara Israel dan melukai beberapa lainnya.

Selain serbuan terbaru ke Hebron, pasukan Israel juga menggerebek sejumlah wilayah lain di Tepi Barat yang diduduki, termasuk di kegubernuran Bethlehem dan Salfit, lapor kantor berita Wafa.

Di kegubernuran Bethlehem, tentara menyerbu kota Beit Fajjar dan Tuqu, serta kota Kafr ad-Dik di Salfit, menurut Wafa.

Dalam penggerebekan di Kafr ad-Dik, pasukan Israel memaksa satu keluarga keluar dari rumah mereka dan menggunakan properti tersebut sebagai markas militer, ungkap kantor berita itu mengutip sumber-sumber lokal.

Militer Israel menyatakan telah meluncurkan operasi "kontraterorisme" di wilayah Hebron sebagai tanggapan atas serangan penembakan pagi ini.

Dalam pernyataan, militer menyebutkan tentara, polisi, dan aparat keamanan Israel lainnya terlibat dalam operasi tersebut, yang bertujuan mengidentifikasi serta membongkar "infrastruktur dan persenjataan", sekaligus "memintai keterangan para tersangka" yang terkait dengan serangan hari ini.

Operasi ini akan bersifat "terarah dan terbatas" pada area tempat para tersangka beroperasi, ujar pihak militer, seraya menambahkan operasi tersebut kemungkinan akan berlangsung selama beberapa hari.

Penduduk di wilayah yang terdampak hanya diperbolehkan keluar melalui "tiga titik keluar yang telah ditentukan", serta harus menjalani pemeriksaan dan "penyaringan keamanan" oleh aparat Israel terlebih dahulu, kata pihak militer.

Sebelumnya, PM Israel Netanyahu menyatakan ia memberlakukan penutupan total (lockdown) di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat.

Sementara itu, organisasi hak asasi manusia Israel, B'Tselem, memperingatkan pemerintah Israel sedang menerapkan hukuman kolektif terhadap wilayah tersebut menyusul serangan penembakan yang menewaskan dua tentara Israel.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Pasukan Israel Serbu Hebron dengan 20 Kendaraan Militer
International
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:19 WIB
Warga Israel Sadar Tepi Barat Berada di Ambang Ledakan
International
Jum'at, 23 Oktober 2026 - 22:34 WIB
Iran Tetapkan 7 Syarat untuk Buka Lagi Selat Hormuz dan Lanjutkan Perundingan
International
Jum'at, 23 Oktober 2026 - 20:31 WIB