Rusia Tangkap Tentara Bayaran Ukraina Asal Jerman yang Desersi karena Tidak Dibayar

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:30 WIB
Rusia Tangkap Tentara Bayaran Ukraina Asal Jerman yang Desersi karena Tidak Dibayar
Rusia tangkap tentara bayaran Ukraina asal Jerman yang desersi karena tidak dibayar. Foto/X/@aleksthgrt
A
A
A
MOSKOW - Dinas keamananRusia, FSB, menangkap seorang warga negara Jerman yang dituduh sebagai ‘tentara bayaran' untuk Ukraina.

"Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia telah menahan seorang warga negara Jerman yang merupakan anggota aktif Angkatan Bersenjata Ukraina," demikian pernyataan yang dikutip oleh kantor-kantor berita, dilansir Al Arabiya.

Menurut FSB, pria tersebut—yang sebelumnya pernah bertempur di Afghanistan dan Suriah—tiba di Ukraina pada November lalu dan menandatangani kontrak tiga tahun dengan tentara Ukraina, namun kemudian melakukan desersi setelah tidak menerima upah yang dijanjikan.

Lahir pada tahun 1976 dan disebut sebagai seorang "penembak jitu", warga negara Jerman tersebut dilaporkan juga pernah bertugas di Ukraina sebelumnya, yakni antara tahun 2016 dan 2018.

Rusia, yang melancarkan serangan skala penuh terhadap Ukraina pada Februari 2022, kerap mengumumkan penangkapan terhadap pihak-pihak yang diduga berkolaborasi dengan Kyiv.

Penangkapan ini terjadi sepekan setelah Rusia menyatakan telah menangkap seorang pria asal Swedia yang juga dituduh bertempur untuk Ukraina.

Selama empat tahun terakhir, pengadilan Rusia telah menjatuhkan hukuman penjara yang lama kepada ratusan individu yang dituduh melakukan "pengkhianatan," "sabotase," atau "spionase."

Beberapa warga negara asing juga telah divonis dan dipenjara, termasuk atas tuduhan terlibat dalam "kegiatan tentara bayaran" untuk kepentingan Ukraina.
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Rusia: Bahaya Senjata Nuklir Saat Ini Sangat Ekstrem
International
Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:30 WIB
Indonesia, Turki, Qatar, dan Pakistan Sepakati Nota Kesepahaman Badr
International
Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:05 WIB