Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Korea Utara

img-redaksi Muhaimin
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB
Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Korea Utara
Media pemerintah Korea Utara merilis foto-foto Kim Jong-un kunjungi sebuah pameran, beberapa jam setelah rumor tentang kematiannya menyebar luas. Foto/KCNA
A
A
A
PYONGYANG - Pemerintah Korea Utara (Korut) pada hari Senin merilis serangkaian foto baru yang memperlihatkan pemimpin mereka, Kim Jong-un, mengunjungi sebuah pameran di negara tersebut. Penerbitan foto-foto tersebut diduga untuk menjawab rumor yang menyebut sang pemimpin meninggal dunia akibat pendarahan otak.

Foto-foto yang diterbitkan oleh media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), memperlihatkan sosok Kim Jong-un yang tampak bugar sedang mengamati alas kaki anak-anak, memberikan isyarat kepada para pejabat, serta memeriksa mantel wanita di sebuah pameran.

Foto-foto tersebut diterbitkan hanya beberapa jam setelah klaim sensasional beredar secara daring yang menyebutkan bahwa pemimpin berusia 42 tahun itu mengalami pendarahan otak hebat, jatuh koma, dan meninggal dunia setelah dilarikan ke Beijing untuk mendapatkan perawatan darurat.

Menurut laporan KCNA, Kim Jong-un mengunjungi pameran tersebut pada hari Senin. Namun, foto-foto itu belum dapat diverifikasi secara independen, dan belum jelas kapan tepatnya foto-foto tersebut diambil.

Dalam salah satu foto, Kim Jong-un tampak membungkuk untuk memeriksa sepatu kecil berwarna merah muda yang dipegang oleh seorang perempuan muda yang mengenakan gaun berwarna merah muda pucat dengan kancing ganda.

Foto kedua memperlihatkan pemimpin Korea Utara tersebut berdiri dengan kaki terbuka lebar, lengan terentang, dan mulut terbuka—tampak sedang berbicara dengan penuh penekanan kepada seorang pejabat.

Foto ketiga menangkap momen saat Kim Jong-un mengulurkan tangan ke arah lengan mantel wanita berwarna karat yang dipajang pada manekin, sementara beberapa ajudan mengikuti di belakangnya.

Penampakan sang pemimpin di depan publik ini terjadi setelah Wanjun Xie, seorang pembangkang China yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dan pemimpin Partai Demokrasi China (partai opisisi yang dilarang), melontarkan serangkaian klaim mengejutkan di platform X pada hari Minggu.

Awalnya, Xie mengeklaim bahwa Kim Jong-un telah meninggal dan China telah mengirimkan 9.000 tentara ke Pyongyang di tengah kekhawatiran akan krisis suksesi.

Selanjutnya, dia menuduh bahwa tim spesialis dari Peking Union Medical College Hospital di Beijing telah dikirim ke Korea Utara pada hari Sabtu untuk menangani Kim Jong-un yang mengalami pendarahan otak parah.

Menurut klaim Xie yang tidak disertai bukti tersebut, pemimpin Korea Utara itu sempat mengalami koma sebelum dipindahkan ke Beijing, di mana para dokter tidak berhasil menyelamatkannya.

Xie mengeklaim bahwa jenazah Kim Jong-un kemudian dipulangkan secara diam-diam ke Korea Utara.

Tidak satu pun dari klaim tersebut disertai dengan rekam medis, foto, saksi yang dapat diidentifikasi, atau bukti lain yang dapat diverifikasi secara independen. Meskipun demikian, klaim tersebut mendapatkan perhatian luas di media sosial dan diberitakan oleh sejumlah media internasional, termasuk The Sun, yang menyebut kisah itu sebagai spekulasi yang belum terverifikasi.

Rumor tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai apakah saudara perempuan Kim Jong-un yang berpengaruh, Kim Yo-jong, telah mengambil alih kendali atas rezim tertutup tersebut.

Kesehatan Kim Jong-un telah lama menjadi sorotan internasional. Pada 30 September, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan menyampaikan kepada para anggota parlemen bahwa berat badan Kim Jong-un mencapai sekitar 140 kilogram—atau sekitar 309 pon—dan dia menghadapi risiko penyakit kardiovaskular akibat obesitas parah yang dideritanya.

Meskipun demikian, badan intelijen menyatakan tidak mendeteksi tanda-tanda masalah kesehatan yang berarti, merujuk pada kemampuan Kim Jong-un untuk menaiki tangga dengan cepat saat melakukan inspeksi di sebuah kapal perusak Angkatan Laut.

Media pemerintah Korea Utara sebelumnya melaporkan bahwa Kim Jong-un menghadiri peresmian Museum Revolusi Pertahanan Nasional pada 11 Oktober, dengan laporan mengenai upacara tersebut diterbitkan dua hari kemudian.

Kemunculan itu terjadi sebelum dugaan keadaan darurat medis tersebut, sehingga tidak dapat membantah klaim bahwa kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Antisipasi Sanksi Barat, China Tambah Cadangan Emas hingga 2.410 Ton
International
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:43 WIB
Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Korea Utara
International
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB
2 Calon Diktator Perempuan Pertama yang Bisa Jadi Pengganti Kim Jong-un
International
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:20 WIB
Mengapa Rumor Kematian Kim Jong-un Bisa Picu Perang Sipil di Korea Utara?
International
Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:37 WIB