Prancis Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona?

img-redaksi Susanto
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:04 WIB
Prancis Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona?
Prancis Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona? Foto: MWN
A
A
A
JAKARTA - Kerusuhan yang melanda sejumlah wilayah di Prancis, termasuk Paris, memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan pertandingan Paris Saint-Germain (PSG) melawan Barcelona di Liga Champions. Meski situasi keamanan memanas dan ribuan orang ditangkap, duel kedua tim yang dijadwalkan berlangsung di Parc des Princes pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB masih sesuai agenda.

Perdana Menteri Prancis Sébastien Lecornu menegaskan belum ada rencana membatalkan atau mengubah jadwal pertandingan. Kepolisian Paris juga mengategorikan laga tersebut sebagai pertandingan berisiko rendah, meski pengamanan di sekitar Parc des Princes diperketat dengan pembentukan zona pembatasan akses.

Situasi di Prancis menjadi perhatian setelah kerusuhan berujung pada pembakaran bangunan, penjarahan toko, dan bentrokan antara warga dengan aparat. Lebih dari 2.400 orang dilaporkan ditangkap di berbagai wilayah. Aksi yang awalnya berlangsung damai untuk memprotes kekurangan guru dan buruknya kondisi sekolah itu kemudian berubah menjadi kekerasan.

Presiden Emmanuel Macron mengecam aksi kekerasan tersebut dan mengakui adanya kelemahan dalam perencanaan serta pengumpulan informasi. Lecornu bahkan menyebut polisi kehilangan kendali di Paris. Pemerintah Prancis turut mempertimbangkan penerapan jam malam terbatas di sejumlah kawasan untuk meredam situasi.

Di tengah kondisi tersebut, PSG dan Barcelona tetap bersiap menghadapi pertandingan fase liga Liga Champions. PSG memiliki kondisi skuad yang relatif baik, meski Senny Mayulu dan Alessandro Longoni diperkirakan absen. Pelatih Luis Enrique juga sempat mengistirahatkan sejumlah pemain utama saat menghadapi Manchester City, termasuk Ousmane Dembele, Vitinha, Nuno Mendes, Achraf Hakimi, Fabian Ruiz, William Pacho, dan Desire Doue.

Barcelona justru menghadapi persoalan di lini belakang. Eric Garcia dan Jules Kounde tidak ikut dalam perjalanan ke Prancis setelah mengalami masalah fisik pada akhir pekan. Keduanya menyusul Andreas Christensen yang masih menepi, sedangkan Gerard Martin masuk dalam rombongan tim.

Pelatih Barcelona Hansi Flick tetap menaruh kepercayaan besar kepada Lamine Yamal. Dia menyebut winger berusia 19 tahun itu sebagai pemain terbaik di dunia saat ini. Yamal mengawali musim dengan catatan sembilan gol dan 10 assist dalam 11 pertandingan. Meski situasi keamanan di Prancis menjadi sorotan, hingga Selasa (20/10/2026), belum ada keputusan untuk menunda duel PSG kontra Barcelona.
(sto)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Manchester City Terancam Sanksi  Larangan Transfer hingga Degradasi
Sports
Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:03 WIB
Prancis Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Laga PSG vs Barcelona?
Sports
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:04 WIB