Jelang referendum di Alberta, PM Kanada ungkap ada kekuatan asing yang ingin pecah belah negara. Foto/RT
OTTAWA - Perdana MenteriKanada, Mark Carney, memperingatkan bahwa kekuatan dari luar negara tersebut berupaya memecah belah Kanada menjelang referendum mengenai masa depan Alberta yang dijadwalkan pada hari Senin.
Berbicara dalam acara "Forever Canadian Rally" di Edmonton, Alberta, Carney mengatakan bahwa referendum tersebut "datang pada saat yang paling tidak tepat."
Pemungutan suara ini akan meminta warga Alberta untuk menentukan pilihan: tetap menjadi bagian dari Kanada atau mengadakan referendum kedua yang bersifat mengikat mengenai pemisahan diri.
"Dunia menjadi semakin berbahaya dan terpecah belah," ujar Carney kepada para pendukungnya, dilansir Anadolu.
"Bukalah mata kalian. Ada pihak-pihak di luar perbatasan kita yang berupaya menghancurkan kita agar mereka bisa menguasai kita. Jangan pernah, jangan pernah biarkan itu terjadi," tegasnya.
Carney juga mengakui bahwa janji-janji antarwilayah sempat diingkari sepanjang sejarah Kanada.
"Ketika ada sesuatu yang tidak beres, ketika ada sesuatu yang tidak adil, kita sebagai warga Alberta, sebagai warga Kanada, tidak akan bersembunyi atau menghindar darinya," katanya.
"Kita memperbaikinya bersama-sama, dan justru menjadi lebih kuat karenanya. Karena itulah jati diri Alberta, itulah jati diri Kanada," tambahnya.
Beralih ke agenda energi pemerintah, Carney menekankan peran Alberta dalam pembangunan ekonomi Kanada.
"Kanada kembali membangun proyek-proyek besar. Alberta berada tepat di jantung upaya tersebut," ujarnya.
Carney menyatakan bahwa jalur pipa Pacific Link akan membantu Kanada mengembangkan sumber daya energinya serta mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.
"Dengan membangun jalur pipa Pacific Link, kita mengerahkan potensi energi kita sepenuhnya. Kita mengurangi ketergantungan kita pada Amerika Serikat," katanya.
Perdana Menteri mendesak warga Alberta untuk menolak pemisahan diri dan mendukung persatuan Kanada. "Sekaranglah saatnya untuk membangun, bukan merusak. Kini giliran kita untuk membela Kanada," ujarnya.
Carney juga menekankan pentingnya partisipasi pemilih.
"Jadi sekali lagi, tingkat partisipasi pemilih akan menentukan hasil referendum ini, karena jajak pendapat tidak memberikan suara; hanya orang-oranglah yang memberikan suara," tambahnya.
(ahm)