Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman, Turki al-Maliki. Foto/wikipedia
RIYADH - Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman, Turki al-Maliki, mengatakan dalam konferensi pers di Riyadh bahwa serangan Houthi terhadap bandara-bandara di Arab Saudi merupakan ancaman bagi keamanan regional. Dia menuding Houthi telah berupaya menyasar puluhan bandara, fasilitas minyak, dan pelabuhan di Arab Saudi.
Koalisi tersebut telah menghancurkan 127 depot pejuang Houthi di wilayah pegunungan, menurut juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi itu.
"Serangan teroris terhadap Bandara Internasional King Khalid dilakukan dengan menggunakan 10 pesawat nirawak (drone), rudal, dan proyektil lainnya," ujarnya.
Dia mengatakan serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, telah menewaskan 17 orang dan melukai 333 orang dalam kurun waktu antara 7 Oktober hingga 11 Oktober.
"Serangan pada 10 Oktober terhadap bandara tersebut dilakukan dengan menggunakan 10 pesawat nirawak, rudal, dan proyektil lainnya," ungkap al-Maliki dalam konferensi pers di Riyadh pada hari Kamis.
"Bandara Internasional King Khalid telah menjadi sasaran 20 serangan sejak 1 Oktober," catatnya.
Dia menegaskan kelompok Houthi "harus segera menghentikan semua operasi teroris terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil."
Al-Maliki mengatakan pasukan koalisi telah menghancurkan depot rudal balistik milik Houthi di ibu kota Yaman, Sanaa.
"Kami menyasar pembangkit listrik, depot energi, dan dermaga maritim yang mendukung upaya perang milisi Houthi," tambahnya.
(sya)