Albert Januarta Wakili Indonesia di Reyes Cup 2026, Tim Asia Siap Hadapi Bintang Dunia. Foto: IST
MAKATI, FILIPINA - Ajang biliar internasional bergengsi Roobet Reyes Cup 2026 resmi diperkenalkan melalui
press conference yang berlangsung di Holiday Inn & Suites Makati, Filipina, Rabu (14/10).
Turnamen yang diselenggarakan oleh Matchroom melalui World Nineball Tour (WNT) ini akan berlangsung pada 15–18 Oktober 2026 di Makati Coliseum, Filipina, mempertemukan lima pemain terbaik Team Asia melawan lima pemain elite Team Rest of the World.
Indonesia patut berbangga karena salah satu atlet mudanya, Albert Januarta, yang dikenal dengan julukan "The Giant Killer", dipercaya memperkuat Team Asia bersama para pemain kelas dunia.
Team Asia dipimpin legenda biliar Filipina, Francisco "Django" Bustamante, dengan anggota Carlo Biado, Robbie Capito, AJ Manas, Duong Quoc Hoang, dan Albert Januarta.
Sementara itu, Team Rest of the World dipimpin legenda biliar Jerman, Ralf Souquet, dengan kekuatan Francisco Sánchez Ruiz, Shane Van Boening, Joshua Filler, Fedor Gorst, dan Aleksa Pecelj.
Laga pembuka pada 15 Oktober akan menjadi momen istimewa bagi Indonesia. Albert Januarta dijadwalkan berpasangan dengan AJ Manas untuk menghadapi dua bintang Amerika Serikat, Shane Van Boening dan Fedor Gorst, dalam pertandingan doubles.
Reyes Cup mengadopsi sistem pertandingan beregu 9-ball yang menggabungkan pertandingan team, singles, dan doubles. Setiap pertandingan menggunakan format race to 5 rack, dengan satu poin diberikan kepada tim pemenang. Tim pertama yang mengumpulkan 11 poin akan dinobatkan sebagai juara Reyes Cup 2026.
Team Asia datang sebagai juara bertahan setelah berhasil memenangi dua edisi sebelumnya pada 2024 dan 2025. Tahun ini, Asia berpeluang mencetak sejarah dengan meraih gelar ketiga secara beruntun.
Keikutsertaan Albert Januarta menjadi momentum penting bagi perkembangan prestasi biliar Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa atlet nasional memiliki kesempatan untuk bersaing bersama para pemain terbaik dunia.
Reyes Cup merupakan kompetisi internasional yang menggunakan nama legenda biliar Filipina, Efren "Bata" Reyes, sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusinya dalam perkembangan olahraga biliar dunia.
Kehadiran wakil Indonesia di Team Asia diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
(sto)