Ini yang Menyebabkan Rudal Houthi Tembus Pertahanan Saudi, Ternyata Ada Campur Tangan China

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:40 WIB
Ini yang Menyebabkan Rudal Houthi Tembus Pertahanan Saudi, Ternyata Ada Campur Tangan China
China ikut memasok komponen rudal Houthi yang mampu menembus wilayah Saudi. Foto/X
A
A
A
MEKKAH - Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran sedang berupaya memproduksi rudal balistik jarak menengah yang canggih menggunakan komponen yang diperoleh dari pemasok China. Itu terungkap dalam sebuah laporan yang dikutip oleh The Wall Street Journal pada hari Rabu.

Temuan dari Conflict Armament Research (CAR)—sebuah organisasi yang menyelidiki senjata dan rantai pasokannya—mengindikasikan bahwa Houthi telah memperoleh komponen yang diperlukan untuk mengembangkan versi rudal balistik berpemandu presisi Kheibar Shekan milik Iran. Rudal buatan Houthi yang direncanakan ini diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 1.900 kilometer (1.200 mil).

Temuan ini sebagian didasarkan pada dua pengiriman yang dicegat oleh otoritas Yaman pada tahun 2025 yang berisi komponen terkait rudal, termasuk suku cadang untuk motor roket, badan rudal (airframe), dan sirip penstabil.

Komponen-komponen tersebut dilaporkan berasal dari pemasok China, yang menyoroti upaya Houthi untuk mendiversifikasi rantai pasokan senjata mereka sekaligus mengurangi ketergantungan pada sistem rudal utuh buatan Iran.

Selama ini, kelompok tersebut sangat bergantung pada senjata dan teknologi Iran, namun belakangan semakin berupaya mengembangkan kemampuan manufaktur dan perakitan mereka sendiri.

Akan tetapi, temuan tersebut tidak memastikan apakah Houthi telah berhasil menyelesaikan atau mengerahkan versi rudal yang diproduksi secara domestik itu.

Keterlibatan pemasok China juga tidak serta-merta mengindikasikan adanya dukungan langsung dari pemerintah China.

Temuan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan menyusul serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak Houthi yang menargetkan Kerajaan tersebut.

Potensi pengembangan rudal balistik yang lebih canggih dan diproduksi secara lokal dapat secara signifikan mempersulit upaya keamanan kawasan, terutama jika Houthi memperoleh kemampuan untuk memproduksi senjata jarak jauh tanpa bergantung pada pengiriman sistem rudal utuh dari luar negeri.

Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan pada hari Rabu bahwa sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi Yaman ke arah Riyadh telah berhasil dicegat dan dihancurkan.

"Sebuah rudal balistik yang diluncurkan oleh milisi teroris Houthi ke arah Riyadh telah dicegat dan dihancurkan," demikian pernyataan juru bicara resmi koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Malki, melalui unggahan di X.

Sebelumnya pada hari itu, otoritas Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan darurat terkait ancaman udara untuk ibu kota Riyadh dan wilayah kegubernuran al-Kharj di sebelah selatan ibu kota. Peringatan susulan yang mencabut peringatan ancaman udara tersebut kemudian dikeluarkan tak lama berselang.

Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran belakangan ini telah meningkatkan serangan terhadap target-target sipil di dalam wilayah Kerajaan tersebut.
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Houthi Klaim Rudalnya Hantam Jet Tempur Typhoon Arab Saudi di Langit Yaman
International
Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:17 WIB
Houthi Akan Terus Serang Arab Saudi dengan Prinsip Mata Ganti Mata!
International
Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:51 WIB
3 Alasan MBS Tolak Tawaran Israel untuk Gabung Koalisi Melawan Houthi
International
Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:30 WIB