Pakar Intelijen Ungkap Saudi Akan Terapkan Pendekatan Bertahap untuk Menghancurkan Houthi

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:20 WIB
Pakar Intelijen Ungkap Saudi Akan Terapkan Pendekatan Bertahap untuk Menghancurkan Houthi
Pakar intelijen ungkap Saudi akan terapkan pendekatan bertahap untuk menghancurkan Houthi. Foto/X
A
A
A
MEKKAH - Meskipun ada serangan udara baru-baru ini, "perang darat yang sesungguhnya belum benar-benar dimulai" bagi koalisi pimpinan Arab Saudi. Demikian disampaikan Nawaf Obaid, seorang analis keamanan dan intelijen serta peneliti senior di King's College London, kepada Al Jazeera.

Obaid menguraikan tahapan-tahapan pelaksanaan operasi tersebut. Tahap pertama adalah "menghantam sumber kekuatan dan energi yang memungkinkan kelompok Houthi beroperasi seperti tank, kendaraan lapis baja, dan truk".

Tahap kedua akan berfokus pada "peningkatan kendali Houthi yang sistematis di wilayah tersebut, yang merupakan hal krusial".

Tahap ketiga akan melibatkan pembahasan mengenai cara "mulai merebut kembali wilayah-wilayah yang telah dikuasai Houthi sejak awal perang".

Ia mengatakan bahwa "tahapan dengan berbagai pendekatan" ini akan melibatkan pasukan yang memiliki "keahlian khusus", terutama dalam perang medan pegunungan, karena kelompok Houthi mengalihkan pertempuran ke wilayah pegunungan yang sulit dijangkau.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, kembali menegaskan "komitmen teguh" negaranya untuk "melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan keamanan Arab Saudi".

Di bawah naungan Aliansi Pertahanan Mekkah—yang disepakati oleh Arab Saudi, Pakistan, dan Turki—Islamabad berdiri bahu-membahu bersama Riyadh dalam mendukung kedaulatan, pertahanan, dan keamanan regional kerajaan tersebut, serta mendukung sepenuhnya hak sah mereka untuk membela diri, ujar Sharif dalam pertemuan dengan Nauman Mahmood, sekretaris jenderal aliansi tersebut.

Awal bulan ini, Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sepakat untuk mengaktifkan "langkah-langkah pencegahan" berdasarkan pakta pertahanan tersebut dan segera mengerahkan pasukan ke kerajaan itu guna menangkal serangan dari kelompok Houthi Yaman.

Kemudian, Liga Dunia Muslim mengecam serangan berkelanjutan oleh kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, yang secara sengaja menargetkan warga sipil dan lokasi-lokasi sipil.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal Liga, Syekh Mohammad bin Abdulkarim Al-Issa, mengatakan bahwa serangan teroris yang "khianat" tersebut melanggar segala nilai agama serta hukum internasional dan kemanusiaan.

Ia menambahkan bahwa serangan-serangan itu "menegaskan pendekatan kriminal milisi teroris ini dalam menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil secara sengaja".
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Jelang Pemilu AS, Iran Ubah Taktik dengan Serang Kapal-kapal Tanker
International
Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:30 WIB