IRGC Ancam Tenggelamkan Semua Kapal Perang AS yang Dekati Selat Hormuz

img-redaksi Syarifudin
Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB
IRGC Ancam Tenggelamkan Semua Kapal Perang AS yang Dekati Selat Hormuz
Pemandangan jalanan saat kehidupan sehari-hari terus berjalan di tengah gencatan senjata yang rapuh di Teheran, Iran, pada 12 Mei 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A
A
A
TEHERAN - Seorang komandan senior Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan menenggelamkan semua kapal perang Amerika Serikat jika mereka mendekati Selat Hormuz. Ancaman itu diungkap kantor berita negara Iran, IRNA.

"Kami sedang menunggu kapal perang Amerika mendekati pintu masuk Selat Hormuz agar kami bisa menenggelamkannya," kata Laksamana Muda Ali Azmaei dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Dia menambahkan pasukan Iran sedang "menghitung mundur" waktu menuju pertemuan tersebut.

Azmaei mengklaim kapal perang AS "tidak berani" mendekati jalur air strategis itu karena kerentanan mereka.

Dia menyebutkan satu kapal induk AS senilai USD13 miliar telah bergerak menjauh sejauh 700 kilometer (435 mil) dari selat tersebut.

"Jika pihak Amerika ingin melihat apakah Selat Hormuz terbuka atau tertutup, biarkan mereka memasuki wilayah tersebut dan melihat siapa yang mengendalikannya," ujarnya.

Azmaei juga mengatakan pasukan Iran telah merilis informasi mengenai dua insiden di mana "kapal-kapal yang melanggar" dikenai tindakan tegas.

Dia menuduh AS dan mitra-mitra regionalnya sengaja menutupi berita mengenai insiden-insiden tersebut dari media.

Ia mengklaim Selat Hormuz dan kawasan Teluk berada di bawah kendali Angkatan Laut IRGC, sementara angkatan laut reguler Iran mengendalikan Teluk Oman.

Azmaei mengatakan IRGC menjalankan "kendali cerdas" atas Selat Hormuz, dengan mengeluarkan izin bagi kapal-kapal yang bepergian dari dan menuju Iran untuk menggunakan jalur perairan Iran.

Ia menambahkan pasukan Iran kini jauh lebih siap dibandingkan saat awal konflik.

Ketegangan di dalam dan sekitar Selat Hormuz tetap tinggi di tengah konflik antara Iran dan AS serta perselisihan mengenai navigasi di jalur air strategis tersebut.

Teheran bersikeras mereka mengendalikan lalu lintas pelayaran di perairan Iran dalam selat tersebut dan telah memperingatkan kapal-kapal agar tidak menggunakan rute yang dianggap tidak sah, sementara Washington bersikukuh pada prinsip kebebasan navigasi di jalur air tersebut.

Serangan-serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal komersial di dalam dan sekitar selat itu telah semakin meningkatkan ketegangan maritim.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
IRGC Ancam Tenggelamkan Semua Kapal Perang AS yang Dekati Selat Hormuz
International
Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB
4 Tujuan Houthi Mengobarkan Perang Melawan Saudi, Mendirikan Negara Syiah
International
Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:20 WIB