Koalisi Pimpinan Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah di Atas Al-Kharj, Fasilitas Saudi Aramco Terbakar

img-redaksi Syarifudin
Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:27 WIB
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah di Atas Al-Kharj, Fasilitas Saudi Aramco Terbakar
Fasilitas minyak Arab Saudi menjadi target serangan Houthi. Foto/anadolu
A
A
A
RIYADH - Juru bicara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan satu rudal jelajah berhasil dicegat dan dihancurkan di wilayah Al-Kharj. Kelompok Houthi telah meluncurkan rentetan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke wilayah Arab Saudi selama beberapa jam terakhir.

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan empat orang terluka dan 15 bangunan tempat tinggal rusak setelah puing-puing dari dua rudal jelajah yang dicegat jatuh di ibu kota, Riyadh.

Seorang juru bicara mengatakan rudal-rudal tersebut diluncurkan kelompok Houthi Yaman yang berafiliasi dengan Iran dan berhasil dicegat serta dihancurkan. Ia menambahkan, korban luka mencakup dua wanita, seorang pria, dan seorang anak-anak.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan tiga rudal jelajah Houthi yang menargetkan Riyadh, serta menyebutkan sistem pertahanan udara Arab Saudi menembak jatuh dua pesawat nirawak di wilayah selatan.

Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan satu gedung administrasi Saudi Aramco di Dhahran, wilayah timur kerajaan tersebut, telah diserang.

Disebutkan bahwa serangan pada Selasa malam itu menyebabkan kebakaran kecil dan tidak ada korban luka.

Suara dentuman keras sempat dilaporkan terdengar di dekat kantor pusat Aramco beberapa jam sebelumnya.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan situasi "bahaya" telah berlalu di kegubernuran al-Sulayyil dan Wadi al-Dawasir, di provinsi Riyadh, di tengah serangan Houthi yang masih berlangsung.

Pihak badan tersebut menambahkan imbauan kepada warga untuk tetap menghindari kerumunan.

Sementara itu, para pelayat di Beheira, Mesir, melepas kepergian Azza Ramzy (28 tahun), seorang pramugari Flynas yang tewas dalam serangan Houthi di bandara Riyadh.

Ia merupakan salah satu dari 13 orang yang tewas dalam serangan tanggal 10 Oktober tersebut, yang tercatat sebagai serangan paling mematikan terhadap Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
IRGC Ancam Tenggelamkan Semua Kapal Perang AS yang Dekati Selat Hormuz
International
Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB