Israel Larang Awak Pesawat Berkewarganegaraan dari 29 Negara Terbang ke Bandara Ben Gurion

img-redaksi Syarifudin
Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WIB
Israel Larang Awak Pesawat Berkewarganegaraan dari 29 Negara Terbang ke Bandara Ben Gurion
Penumpang di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Israel, pada 21 Agustus 2026. Foto/Nir Keidar/Anadolu Agency
A
A
A
TEL AVIV - Otoritas Israel memberi tahu maskapai penerbangan asing yang melayani rute ke Bandara Ben Gurion mengenai pembatasan baru bagi awak pesawat yang memiliki kewarganegaraan ganda. Jika salah satu kewarganegaraan mereka termasuk dalam daftar 29 negara yang ditetapkan oleh Israel, mereka tak boleh terbang ke Bandara Ben Gurion.

Informasi ini dilaporkan oleh situs berita penerbangan Paddle Your Own Kanoo (PYOK).

Situs berita berbahasa Ibrani, Walla, melaporkan langkah-langkah ini diambil menyusul digagalkannya dugaan serangan di dalam pesawat Flydubai pada 30 September.

Kopilot Hamam al-Hamahi dituduh berupaya melumpuhkan kapten pilot dan mengambil alih kendali pesawat penumpang yang sedang menuju Bandara Ben Gurion, dengan dugaan tujuan menabrakkan pesawat tersebut ke gedung terminal.

PYOK melaporkan beberapa penumpang dan dua pilot yang tidak sedang bertugas dalam penerbangan tersebut turut membantu mencegah dugaan serangan itu.

Pembatasan baru ini memperluas kebijakan Israel yang sebelumnya menyasar awak pesawat dari negara-negara tanpa hubungan diplomatik dengan Israel, kini mencakup pula mereka yang memiliki kewarganegaraan ganda.

Berdasarkan aturan tersebut, seorang awak pesawat dapat dilarang bertugas dalam penerbangan ke Israel jika mereka memegang paspor AS sekaligus kewarganegaraan dari salah satu negara yang tercantum dalam daftar tersebut.

Menurut Walla, daftar yang dipublikasikan mencakup 29 negara, meskipun laporan PYOK menyebutkan pembatasan tersebut berlaku untuk 31 negara tanpa merinci dua negara sisanya.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Houthi Tembak Jatuh Drone Arab Saudi di Yaman
International
Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:31 WIB
9 Maskapai Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi akibat Serangan Houthi
International
Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:31 WIB