Kelompok Houthi Yaman klaim menyerang lagi Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Pangkalan Udara Khamis Mushait di Arab Saudi. Foto/Anadolu
RIYADH - Kelompok
Houthi Yaman mengeklaim pada Senin malam bahwa mereka telah menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dengan rudal balistik. Mereka juga mengeklaim telah menyerang Pangkalan Udara Khamis Mushait di Arab Saudi bagian selatan dengan drone.
Klaim kelompok pro-Iran itu muncul di tengah memanasnya pertempuran dengan Arab Saudi yang mendukung pasukan pemerintah Yaman yang diakui dunia internasional.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan dalam sebuah pernyataan di X bahwa kelompoknya telah menembakkan rudal balistik ke bandara tersebut, seraya mengeklaim serangan itu akurat.
Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman mengumumkan pencegatan dan penghancuran rudal balistik yang diluncurkan oleh Houthi ke arah Riyadh, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pengumuman koalisi tersebut bertepatan dengan pernyataan Pertahanan Sipil Arab Saudi bahwa bahaya telah berlalu di Riyadh, beberapa menit setelah mereka mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi bahaya.
Dalam pernyataan yang sama, Saree mengatakan kelompoknya juga telah melancarkan serangan drone terhadap Pangkalan Udara Khamis Mushait. "Serangan ini menghantam target secara langsung," katanya, sebagaimana dikutip dari
Anadolu, Selasa (13/10/2026).
Belum ada komentar segera dari pihak Arab Saudi terkait klaim serangan terhadap Pangkalan Udara Khamis Mushait.
Saree kembali menyampaikan peringatan kelompoknya kepada maskapai penerbangan, karyawan, dan pelancong agar tidak menggunakan bandara serta wilayah udara Arab Saudi karena dianggap tidak aman, namun mengecualikan bandara dan wilayah udara di Makkah dan Madinah.
Arab Saudi telah menghadapi serangkaian serangan terhadap bandara dan fasilitas sipil dalam beberapa hari terakhir di tengah eskalasi konfrontasi militer dengan Houthi.
Sebelumnya, Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan pada Senin malam bahwa situasi bahaya telah berlalu di sebuah kegubernuran di wilayah selatan Arab Saudi, setelah peringatan darurat sempat diaktifkan.
"Sebuah peringatan telah dikeluarkan oleh Platform Peringatan Dini Nasional di Kegubernuran Khamis Mushait untuk memberi tahu adanya potensi bahaya," demikian pernyataan badan tersebut melalui platform media sosial X.
Sekitar 10 menit kemudian, mereka mengumumkan: "Bahaya telah berlalu di Kegubernuran Khamis Mushait."
"Demi keselamatan Anda, teruslah mematuhi instruksi Pertahanan Sipil serta hindari berkerumun dan merekam kejadian," imbuh mereka.
Badan tersebut tidak merinci jenis potensi bahaya yang dimaksud ataupun memberikan informasi mengenai korban maupun kerusakan.
(mas)