Profil Ratu Thailand, Mantan Pramugari yang Kini Terbangkan Jet Tempur Gripen

img-redaksi Muhaimin
Senin, 12 Oktober 2026 - 08:33 WIB
Profil Ratu Thailand, Mantan Pramugari yang Kini Terbangkan Jet Tempur Gripen
Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana saat terbangkan jet tempur Gripen Angkatan Udara Kerajaan Thailand pada 8 Oktober 2026. Foto/Royal Household Bureau
A
A
A
BANGKOK - Ratu Suthida dari Kerajaan Thailand mencatatkan pencapaian baru dalam perjalanan karier penerbangannya. Pada 8 Oktober 2026, istri Raja Maha Vajiralongkorn itu berhasil menerbangkan jet tempur Saab JAS 39 Gripen C seorang diri dalam penerbangan solo di Pangkalan Udara Wing 7, Provinsi Surat Thani, Thailand selatan.

Keberhasilan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan hidup Suthida, yang sebelumnya bekerja sebagai pramugari sebelum memasuki lingkungan militer kerajaan dan akhirnya menjadi ratu.

Menurut laporan Thairath, Raja Maha Vajiralongkorn hadir menyaksikan penerbangan tersebut. Setelah Suthida menyelesaikan penerbangannya, sang raja menyambutnya dengan buket bunga dan menyematkan lencana emas Gripen Order sebagai penghargaan atas pencapaiannya.

Sebelum menerbangkan Gripen C berkursi tunggal, Suthida menjalani serangkaian pelatihan sesuai standar Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Pelatihan itu mencakup simulasi penerbangan, prosedur operasional, serta latihan menggunakan Gripen D berkursi ganda.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Suthida telah mengumpulkan 10 jam 13 menit pengalaman terbang menggunakan Gripen D sebelum melakukan penerbangan solo. Dia juga telah menjalani pelatihan penerbangan dengan sejumlah jenis pesawat lain selama bertahun-tahun.

Namun, pencapaian ini bukanlah titik awal karier penerbangan Suthida. Jauh sebelum menerbangkan jet tempur, dia telah mengumpulkan pengalaman sebagai penerbang pesawat latih, pesawat ringan, dan pesawat komersial.

Profil Suthida, Pramugari yang Jadi Ratu Thailand



Suthida lahir pada 3 Juni 1978 di Distrik Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand selatan. Nama lengkapnya sekarang adalah Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana, sedangkan nama yang digunakannya sebelum memasuki keluarga kerajaan adalah Suthida Tidjai.

Berdasarkan biografi yang diterbitkan Departemen Hubungan Masyarakat Pemerintah Thailand, Suthida menempuh pendidikan tinggi di Universitas Assumption, Bangkok, dan meraih gelar sarjana seni komunikasi pada 2000.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia bekerja sebagai pramugari di JALways, perusahaan afiliasi Japan Airlines, dari 2000 hingga 2003. Dia kemudian melanjutkan karier penerbangannya sebagai awak kabin Thai Airways International sampai 2008.

Pengalaman bekerja di industri penerbangan sipil menjadi bagian penting dari riwayat hidupnya sebelum beralih ke lingkungan militer.

Perubahan karier itu kemudian membawanya ke lingkaran pengamanan keluarga kerajaan Thailand. Berbeda dari perjalanan hidup kebanyakan anggota keluarga kerajaan, Suthida sebelumnya menjalani profesi sipil dan baru kemudian meniti karier dalam struktur pengamanan kerajaan.

Menjadi Pengawal Raja dan Raih Pangkat Jenderal

Suthida kemudian bergabung dengan lingkungan pengamanan kerajaan dan menempati sejumlah posisi dalam struktur tersebut.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa sebelum diangkat menjadi ratu, Suthida pernah menjabat sebagai wakil komandan unit pengawal pribadi Raja Maha Vajiralongkorn. Raja juga telah mengangkatnya menjadi jenderal Angkatan Darat Kerajaan Thailand pada Desember 2016.

Pada 2017, Suthida menempati posisi wakil komandan Komando Pengamanan Kerajaan. Pengangkatan tersebut menandai perkembangan kariernya di lingkungan militer dan pengamanan keluarga kerajaan.

Karier militernya berjalan beriringan dengan peningkatan pengalaman penerbangan. Menurut laporan Thairath, Suthida mulai belajar terbang pada 13 Mei 2010 dengan pesawat T-41D.

Sejak itu, dia mengumpulkan lebih dari 1.188 jam terbang menggunakan beragam pesawat. Jenis pesawat yang pernah diterbangkannya mencakup Cessna T-41, CT-4E Airtrainer, Pilatus PC-9, Mooney M-20M, Piper PA-34 Seneca, serta Boeing 737-400 dan Boeing 737-800.

Pengalaman tersebut menjadi bekal sebelum dia menjalani pelatihan menggunakan Gripen, pesawat tempur buatan perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan Swedia, Saab.

Awal Mula Jadi Ratu Thailand

Pada 1 Mei 2019, Suthida menikah dengan Raja Maha Vajiralongkorn dalam upacara di Istana Amphorn Sathan, Bangkok. Dia kemudian memperoleh gelar Ratu Suthida menjelang upacara penobatan resmi sang raja pada 4 Mei 2019.

Pernikahan itu diumumkan melalui kanal resmi kerajaan dan menjadi perhatian media internasional karena Suthida sebelumnya dikenal sebagai mantan pramugari yang kemudian menduduki jabatan tinggi dalam pengamanan pribadi raja.

Reuters melaporkan bahwa pengangkatannya menjadi ratu berlangsung hanya beberapa hari sebelum penobatan Maha Vajiralongkorn sebagai Raja Rama X.

Setelah menjadi ratu, Suthida menjalankan berbagai tugas resmi kerajaan, baik di dalam negeri maupun dalam kegiatan kenegaraan di luar negeri.

Biografi resmi pemerintah Thailand menyebutkan bahwa dia juga mendukung pelestarian seni, kerajinan tradisional, dan kebudayaan Thailand, termasuk promosi kain sutra tradisional negara tersebut.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Kim Jong-un Unjuk Kekuatan, Korut Tembakkan Rudal ke Laut Jepang
International
Senin, 12 Oktober 2026 - 09:54 WIB
130 Juta Nama Pemilih Dihapus, Pendukung Partai Kecoak Lanjutkan Aksi Jalanan
International
Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:20 WIB