Para pengunjuk rasa berpawai dan meneriakkan slogan dalam aksi protes menentang pemerintah Israel yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Yerusalem, pada 20 Juni 2026. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
TEL AVIV - Hanya 37 persen warga Israel yang meyakini negara mereka memenangkan perang di Jalur Gaza. Adapun 63 persen meyakini serangan serupa peristiwa 7 Oktober 2023 bisa terjadi lagi. Data itu berdasarkan hasil jajak pendapat opini publik Israel yang dipublikasikan pada hari Rabu (7/10/2026).
Temuan tersebut disiarkan Channel 13 Israel dalam jajak pendapat yang menandai peringatan perang Gaza—yang dimulai pada Oktober 2023 dan disebut sebagai genosida oleh pihak Palestina, pejabat PBB, serta kelompok-kelompok hak asasi manusia.
Jajak pendapat ini dilakukan HaMadad dengan melibatkan 1.013 responden dan memiliki margin kesalahan sebesar 2,5 persen.
Berdasarkan temuan tersebut, 37 persen responden menyatakan Israel memenangkan perang melawan Hamas di Jalur Gaza, sementara 13 persen menyatakan kelompok Palestina itulah yang menang.
Di sisi lain, 50 persen responden menyatakan tidak ada pihak yang menang atau mengaku tidak tahu.
Mencerminkan kekhawatiran keamanan yang masih berlanjut di Israel, 63 persen responden mengatakan serangan serupa peristiwa 7 Oktober bisa terjadi lagi, sedangkan hanya 20 persen yang menepis kemungkinan tersebut.
Jajak pendapat itu juga memperlihatkan perdebatan yang terus berlangsung mengenai penyelidikan atas kegagalan Israel terkait serangan 7 Oktober.
Sebanyak 54 persen responden menyatakan mendukung pembentukan komisi penyelidikan resmi—dengan anggota yang ditunjuk oleh ketua Mahkamah Agung—untuk menyelidiki kegagalan tersebut, sementara 33 persen mendukung pembentukan komisi penyelidikan politik yang ditunjuk oleh Knesset, parlemen Israel.
(sya)