Heboh, Rapat Dewan Kota AS Dibuka dengan Doa Salam Setan

img-redaksi Muhaimin
Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:34 WIB
Heboh, Rapat Dewan Kota AS Dibuka dengan Doa Salam Setan
Rapat Dewan Kota Ottumwa di Iowa, AS, diwarnai kontroversi setelah dibuka dengan doa atau seruan Satanis yang diakhiri dengan kata-kata Hail Satan atau Salam Setan. Foto/Fox News
A
A
A
WASHINGTON - Rapat Dewan Kota Ottumwa di Iowa, Amerika Serikat (AS), diwarnai kontroversi setelah dibuka dengan doa atau seruan "Satanis" yang diakhiri dengan kata-kata "Hail Satan" atau "Salam Setan". Seorang pendeta keberatan dan menyela rapat tersebut, menganggap doa seperti itu akan mendatangkan kutukan bagi kota.

Matt Dalbey, warga dan mantan anggota dewan kota, menyampaikan doa pembuka dalam rapat yang berlangsung pada Selasa waktu setempat. Doa tersebut diperbolehkan berdasarkan kebijakan yang memberi kesempatan kepada warga dari berbagai agama dan sistem kepercayaan untuk membuka rapat dewan dengan doa atau refleksi.

Dalbey mengawali doanya dengan menyapa "ayah kegelapan" dan menyerukan apa yang disebutnya sebagai "dorongan Luciferian", sebelum mengakhirinya dengan kalimat: "Sudah selesai. Hail Satan [Salam Setan]."

Doa tersebut langsung menuai keberatan dari pendeta New Life Center, Rick Bick, yang menyela jalannya rapat.

"Itu adalah kutukan yang dijatuhkan kepada kota ini," kata Bick. "Sebagian besar dari kalian tahu itu, dan kita perlu menghentikannya serta membalikkan kutukan itu...‘Hail Satan' tidak diterima di sini," katanya.

Wali Kota Benjamin Foote kemudian meminta peserta rapat mengheningkan cipta selama 30 detik. "Untuk merenungkan apa pun yang perlu kita renungkan saat ini," ujarnya.

Doa yang disampaikan Dalbey diperbolehkan berdasarkan kebijakan yang disahkan dewan pada Januari. Kebijakan tersebut menyatakan bahwa Ottumwa, kota berpenduduk sekitar 25.500 jiwa, berupaya menghormati keragaman denominasi agama yang terorganisasi maupun tidak terorganisasi, serta keyakinan lain, sistem kepercayaan, atau ketiadaan keyakinan.

Anggota Dewan Kota Cara Galloway sebelumnya secara khusus telah memperingatkan bahwa doa "Satanis" dapat terjadi ketika dia menjadi satu-satunya anggota yang memberikan suara menentang kebijakan tersebut pada Januari.

"Membuka rapat dengan doa berarti mengizinkan pandangan yang mungkin tidak mencerminkan pandangan kita sendiri," kata Galloway. Dia memperingatkan bahwa jika dewan secara selektif menolak salah satu bentuk doa, langkah tersebut dapat membuat pembayar pajak menghadapi tanggung jawab hukum.

Pemerintah kota mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah dibanjiri telepon terkait doa tersebut. Banyak panggilan, menurut pemerintah kota, bersifat "kasar dan penuh kata-kata kotor".

Namun, pemerintah menegaskan bahwa pejabat kota tidak dapat melakukan diskriminasi terhadap denominasi atau sistem kepercayaan tertentu.

Rekaman video rapat tersebut telah ditonton lebih dari 12.000 kali di kanal YouTube pemerintah kota hingga Rabu (7/10/2026) sore, menjadikannya video yang paling banyak ditonton yang pernah dipublikasikan di kanal tersebut.

Dalbey dijadwalkan kembali menyampaikan doa pembuka pada rapat dewan berikutnya pada 3 November.

Kepada Ottumwa Courier, Dalbey mengatakan doa tersebut digunakan oleh Satanic Temple of Iowa, organisasi yang menjadi tempatnya bergabung. Namun, dia menegaskan doa itu "tidak ada hubungannya dengan kepercayaan terhadap dewa Satanis".

Organisasi tersebut menggambarkan dirinya sebagai organisasi nonteistik, atau tidak menganut kepercayaan terhadap keberadaan Tuhan atau dewa.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Heboh, Rapat Dewan Kota AS Dibuka dengan Doa Salam Setan
International
Kamis, 08 Oktober 2026 - 09:34 WIB
11 Negara yang Menerapkan 4 Hari Kerja, dari Finlandia hingga Jepang
International
Rabu, 07 Oktober 2026 - 02:20 WIB
Meski Hadapi Perang, Olimpiade RoboCup Iran Diikuti 2.000 Inovator dari 48 Negara
International
Minggu, 20 September 2026 - 20:27 WIB