Rusia Siap Jadi Penengah dalam Konflik Arab Saudi dan Houthi

img-redaksi Syarifudin
Selasa, 08 September 2026 - 20:31 WIB
Rusia Siap Jadi Penengah dalam Konflik Arab Saudi dan Houthi
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bertemu Menlu Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud di Moskow. Foto/mid.ru
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyampaikan kepada Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, di Moskow bahwa Rusia siap membantu menyelesaikan situasi yang kian memanas di Timur Tengah. Pernyataan itu muncul saat kunjungan Pangeran Faisal di Rusia.

Pangeran Faisal mengatakan Arab Saudi berkeinginan mempererat kerja sama dengan Rusia, termasuk dalam aliansi OPEC+.

Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman serta sebagian besar wilayah utara, telah melancarkan serangan terhadap Arab Saudi sejak mengumumkan blokade laut terhadap Riyadh pada bulan Juli, dengan serangan yang menyasar kapal-kapal kargo di Laut Merah.

Serangan Houthi semakin memperparah krisis energi global di tengah tindakan Iran yang terus menyasar pelayaran di Selat Hormuz yang vital selama ketegangan dengan Amerika Serikat.

Dalam pembicaraan dengan menlu Arab Saudi, Menteri Luar Negeri Lavrov menyatakan serangan Houthi terhadap Kerajaan tersebut bersifat "kontraproduktif" dan merugikan perekonomian global.

Ia mengatakan penyelesaian masalah melalui cara-cara militer tidak dapat diterima.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi menyatakan kerajaan tersebut "mengecam keras" serangan Houthi terhadap lokasi-lokasi sipil di Abha, Khamis Mushait, Jazan, dan Najran.

Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow.

Sebelumnya, pihak Riyadh menyatakan lebih dari 70 orang terluka akibat serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) yang terjadi semalam, termasuk perempuan dan anak-anak.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa, dari Prancis hingga Spanyol
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:20 WIB
Mengapa Rusia Jual Cadangan Emas, tapi China Membelinya?
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:04 WIB
Prancis Rusuh Lagi, Hampir 1.000 Demonstran Ditangkap saat Protes Biaya Hidup
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:46 WIB
Bekas Vila Adolf Hitler Diduga Sengaja Dibakar, Tersangka Ditangkap
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:39 WIB