Balas Dendam, Rusia Tutup Konsulat Jerman di St Petersburg dan Usir Para Diplomatnya

img-redaksi Muhaimin
Selasa, 08 September 2026 - 07:45 WIB
Balas Dendam, Rusia Tutup Konsulat Jerman di St Petersburg dan Usir Para Diplomatnya
Rusia tutup konsulat Jerman di Saint Petersburg dan usir para diplomatnya. Ini sebagai pembalasan setelah Jerman tutup konsulat Rusia di Bonn. Foto/The Moscow Times
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia pada Senin memerintahkan konsulat Jerman di Saint Petersburg ditutup. Para diplomat Berlin juga diusir, dengan diberi waktu hingga 18 September untuk hengkang dari negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin tersebut.

Moskow juga menuntut para pegawai Goethe-Institute di Rusia—yang telah ditutup oleh Rusia pekan lalu—untuk pergi dari negara itu paling lambat akhir pekan ini.

Tindakan Moskow ini sebagai pembalasan atas langkah Jerman yang menutup konsulat Rusia di Bonn dan pusat kebudayaan Rusia di Berlin pada pekan lalu.

Hubungan Moskow dan Berlin—yang sudah sangat tegang sejak Rusia melancarkan serangan ke Ukraina—semakin memburuk pekan lalu setelah Jerman menuduh Rusia mendalangi serangan drone terhadap Bandara Leipzig. Tuduhan itulah yang jadi dasar bagi Berlin menutup konsulat Rusia di Bonn.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, "Kementerian mencabut persetujuan atas operasional Konsulat Jenderal Republik Federal Jerman di St Petersburg."

"Konsulat tersebut harus menghentikan aktivitasnya paling lambat 18 September 2026 dan seluruh stafnya harus meninggalkan Federasi Rusia paling lambat pada tanggal tersebut," lanjutnya, yang dikutip AFP, Selasa (8/9/2026).

Sementara itu, para pegawai Goethe-Institute diwajibkan meninggalkan Rusia paling lambat 13 September.

Jerman merupakan salah satu sekutu utama Ukraina, sementara negara-negara Eropa khawatir terhadap apa yang mereka sebut sebagai serangan hibrida di wilayah mereka.

Uni Eropa mengatakan insiden di Bandara Leipzig, yang melibatkan sebuah drone bermuatan bahan peledak, menunjukkan seluruh tanda-tanda "terorisme yang disponsori negara."

Rusia membantah tuduhan sebagai dalang serangan drone tersebut.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Jerman ingin memulai perang setelah Berlin mengusir konsulat jenderal Rusia dari Bonn dan menutup pusat kebudayaan Rusia di Berlin.

"Ini, pada dasarnya, adalah awal dari perang yang nyata. Mereka mengusir konsulat jenderal dari Bonn. Mereka menutup Russian House (pusat kebudayaan Rusia) di Berlin," katanya.

"Saya ingat bahwa sebelum dimulainya Perang Dunia II...Mereka ingin perang lagi," kata ujar Lavrov. Dia juga menuduh Jerman menerapkan ideologi Nazi dan menambahkan, "Kepemimpinan Rusia akan menarik kesimpulan yang sesuai."
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Trump dan Putin Makin Mesra, Mengapa Eropa dan Ukraina Makin Ketar-ketir?
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:30 WIB
Antisipasi Kerusuhan Terburuk Terulang Lagi, Prancis Siaga Penuh
International
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:30 WIB
Rusia Kirim 3 Kapal Tanker BBM ke AS
International
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB