4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempurnya untuk Usir Pesawat Mata-mata China

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Selasa, 08 September 2026 - 01:10 WIB
4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempurnya untuk Usir Pesawat Mata-mata China
Jepang kerahkan jet tempur untuk usir mata-mata China selama empat hari berturut-turut. Foto/Anadolu
A
A
A
TOKYO - Jepang pada hari Senin menyatakan telah mengerahkan jet militer selama empat hari setelah pesawat mata-mata Tiongkok diduga terbang di atas Laut Tiongkok Timur, demikian dilaporkan kantor berita Kyodo News yang berbasis di Tokyo.

Menurut Staf Gabungan Jepang, China telah mengerahkan pesawat Y-9 dari hari Kamis hingga Minggu di perairan dekat Kepulauan Danjo—di sebelah barat Kyushu, pulau utama di bagian barat daya Jepang—serta di dekat pulau utama Okinawa di Laut Tiongkok Timur.

Tidak ada tanggapan segera dari Beijing atas klaim Tokyo tersebut.

Tokyo mengonfirmasi bahwa tidak terjadi pelanggaran wilayah udara Jepang.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara Tokyo dan Beijing.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri China pada hari Senin mendesak Jepang untuk "segera memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya secara sungguh-sungguh, serta memusnahkan seluruh senjata kimia yang ditinggalkannya di Tiongkok secara tuntas dan menyeluruh."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Mao Ning, menyampaikan hal tersebut saat menanggapi pertanyaan mengenai kunjungan ke Tiongkok yang dilakukan oleh para pejabat Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) serta diplomat senior dari 12 negara.

Dalam kunjungan tersebut, mereka mendatangi Hunchun, Dunhua, dan Harbaling di Provinsi Jilin, wilayah timur laut Tiongkok, ujar Mao.

"Melalui kunjungan ini, semua pihak memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak buruk serius yang ditimbulkan oleh senjata kimia peninggalan Jepang terhadap kehidupan dan harta benda rakyat Tiongkok serta lingkungan hidup," tambahnya.
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Indonesia Pangkas Pasokan Gas, Ini Respons Singapura
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:35 WIB
2 Pesawat Militer Negara Tetangga Indonesia Tabrakan di Udara, 4 Pilot Tewas
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:53 WIB
5 Arah Agenda Partai Komunikasi China, dari Tata Kelola hingga Revolusi Diri
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:10 WIB