Rusia Klaim Tuduhan Insiden Drone di Leipzig sebagai Awal Perang Sebenarnya

img-redaksi Andika Hendra Mustaqim
Senin, 07 September 2026 - 16:20 WIB
Rusia Klaim Tuduhan Insiden Drone di Leipzig sebagai Awal Perang Sebenarnya
Rusia klaim tuduhan insiden drone di Lepizig sebagai awal perang sebenarnya. Foto/X/ @MarioNawfal
A
A
A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyebut tuduhan terhadap Rusia terkait insiden drone di Bandara Leipzig, Jerman, sebagai "awal dari perang sesungguhnya."

Dalam wawancara dengan media Vesti, Lavrov menegaskan bahwa "tidak ada pihak yang berupaya menyelidiki" siapa pemilik drone tersebut.

"Ini pada dasarnya adalah awal dari perang sesungguhnya," ujarnya.

"Saya ingat bahwa sebelum dimulainya Perang Dunia II—atau lebih tepatnya Perang Patriotik Raya—pihak Jerman juga menutup misi diplomatik mereka," tambahnya, merujuk pada keputusan Jerman untuk menutup Konsulat Jenderal Rusia di Bonn dan Rumah Rusia di Berlin.

Lavrov mengatakan, "permainan semacam ini sama sekali tidak dapat diterima," seraya menambahkan, "mereka menginginkan perang lagi."

Ia juga menyebut pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengenai tujuan pemerintahannya untuk membangun angkatan bersenjata terkuat di Uni Eropa sebagai "fenomena berbahaya," seraya menambahkan, "Saya yakin pimpinan Rusia akan mengambil kesimpulan yang tepat."

"Pada dasarnya, dia sedang menyatakan perang terhadap kita. Dan pelajaran sejarah sama sekali tidak dipetik," ujarnya.

Pada hari Selasa, Jerman secara resmi menyalahkan Rusia atas insiden percobaan serangan drone di Bandara Leipzig—yang terjadi di dekat pesawat kargo Ukraina—dan mengumumkan sanksi luas terhadap Moskow.

Langkah-langkah tersebut mencakup penutupan Konsulat Jenderal Rusia di Bonn paling lambat tanggal 18 September, pengakhiran perjanjian Jerman-Rusia tahun 2011 mengenai pusat kebudayaan, serta penutupan paksa Rumah Rusia di Berlin. Jerman juga memerintahkan staf beserta keluarga mereka untuk meninggalkan Rusia sesegera mungkin.
(ahm)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Gelombang Protes dan Kerusuhan Melanda Eropa, dari Prancis hingga Spanyol
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:20 WIB
Mengapa Rusia Jual Cadangan Emas, tapi China Membelinya?
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:04 WIB
Prancis Rusuh Lagi, Hampir 1.000 Demonstran Ditangkap saat Protes Biaya Hidup
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:46 WIB
Bekas Vila Adolf Hitler Diduga Sengaja Dibakar, Tersangka Ditangkap
International
Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:39 WIB