Mengamuk Brutal di Pesawat, Penumpang Rasis Ini Dilakban dan Diikat seperti Mumi

img-redaksi Muhaimin
Minggu, 06 September 2026 - 12:44 WIB
Mengamuk Brutal di Pesawat, Penumpang Rasis Ini Dilakban dan Diikat seperti Mumi
Seorang penumpang American Airlines dilakban dan diikat oleh penumpang lain serta awak pesawat setelah mengamuk dan melontarkan hinaan bernada rasis dan homofobik. Foto/TMZ
A
A
A
NEW YORK - Seorang penumpang maskapai Amerika Serikat (AS) dilakban dan diikat menggunakan zip tie oleh penumpang lain serta awak pesawat setelah diduga melontarkan hinaan bernada rasis dan homofobik saat mengamuk secara brutal di tengah penerbangan. Insiden tersebut memaksa pesawat mengalihkan rute penerbangannya.

Penumpang tersebut berada dalam penerbangan American Airlines 618 dari Dallas menuju New York-Newark ketika dia tiba-tiba mengamuk dan melancarkan cacian penuh amarah kepada penumpang yang duduk di sebelahnya sekitar pukul 22.15 pada Kamis waktu AS.

Aksi tersebut kemudian membuat seorang pramugara berkulit hitam dan sejumlah penumpang turun tangan untuk menahannya.

Menggutip laporan dari TMZ, ketika pramugara tersebut mencoba menghentikan keributan, penumpang pria itu melontarkan cacian rasial yang sangat menghina terhadap orang kulit hitam dan juga mengeluarkan hinaan anti-gay.

Rekaman video memperlihatkan pria tersebut dalam kondisi seperti "dibungkus seperti mumi", dengan tubuhnya diikat ke kursi. Kedua tangannya, kepala, dan tubuh bagian atasnya dilakban agar tidak dapat bergerak.

Saat mengamuk, pria tersebut melakukan kekerasan secara fisik secara tak terkendali. Dia memukul penumpang yang duduk di sebelahnya serta menghancurkan komputer milik penumpang tersebut.

Seorang penumpang perempuan kemudian berusaha membantu penumpang yang menjadi sasaran amukan tersebut. Namun, pria yang mengamuk itu justru mendorong penumpang perempuan tersebut hingga menjauh.

Tiga penumpang pria lainnya kemudian ikut turun tangan. Mereka berhasil mengendalikan pria tersebut dengan menggunakan lakban dan zip tie.

Pihak American Airlines mengatakan kepada The New York Post dalam sebuah pernyataan bahwa penerbangan tersebut dialihkan ke Baltimore. "Karena adanya penumpang yang mengganggu ketertiban," katanya, yang dilansir Minggu (6/9/2026).

"Setelah pesawat mendarat, petugas penegak hukum mendatangi pesawat dan membantu menurunkan penumpang tersebut sebelum penerbangan melanjutkan perjalanan ke tujuan," lanjut pihak maskapai.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengonfirmasi bahwa insiden tersebut sedang diselidiki. FAA juga menyatakan telah terjadi lebih dari 1.160 insiden penumpang yang melakukan tindakan mengganggu ketertiban sepanjang 2026.

Seorang juru bicara Biro Investigasi Federal (FBI) mengatakan kepada The New York Post bahwa pria tersebut ditangkap oleh Polisi Transportasi Maryland dan diproses atas dugaan pelanggaran hukum negara bagian Maryland.

FBI bekerja sama dengan Kantor Jaksa AS untuk Distrik Maryland (USAMD) untuk menentukan apakah pria tersebut juga akan menghadapi dakwaan berdasarkan hukum federal.

"FBI saat ini melakukan pemeriksaan untuk mengumpulkan fakta dan akan berkonsultasi dengan Kantor Jaksa AS untuk Distrik Maryland guna menentukan apakah dakwaan federal akan diajukan," kata FBI.

USAMD menolak permintaan komentar. Polisi Transportasi Maryland juga belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari para jurnalis.
(mas)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Viral, Perempuan Ini Bisa-bisanya Joging Santai di Tengah Kerusuhan Prancis
International
Senin, 19 Oktober 2026 - 08:03 WIB
Tukang Batu Ini Rela Tempuh 1.900 Km demi Perempuan Cantik, tapi Ternyata AI
International
Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:43 WIB