Pentagon Tes Kebohongan 50 Anggota Staf Gabungan Terkait Kebocoran Informasi Perang Iran

img-redaksi Syarifudin
Sabtu, 05 September 2026 - 11:40 WIB
Pentagon Tes Kebohongan 50 Anggota Staf Gabungan Terkait Kebocoran Informasi Perang Iran
Seseorang menjalani tes poligraf. Foto/yalan makinesi
A
A
A
WASHINGTON - Penyelidik dari pemerintahan Presiden Donald Trump telah melakukan tes poligraf terhadap sekitar 50 anggota Staf Gabungan militer Amerika Serikat terkait kebocoran informasi kepada wartawan. Laporan itu diungkap The New York Times, dengan mengutip pejabat pemerintah.

Tes juga dilakukan terkait kebocoran informasi mengenai bagaimana perang Iran menyebabkan kekurangan amunisi vital.

Tes poligraf adalah pemeriksaan yang mencoba menilai apakah seseorang berbohong, tetapi sebenarnya alatnya tidak mendeteksi kebohongan secara langsung. Ia mengukur perubahan respons fisiologis tubuh ketika seseorang menjawab pertanyaan.

Laporan tersebut menyebutkan bulan lalu, para penyelidik bertanya kepada perwira militer dan pegawai sipil di Staf Gabungan apakah mereka membocorkan informasi mengenai stok amunisi AS yang dilaporkan telah menipis.

Dalam pernyataan kepada surat kabar tersebut, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan departemennya "tidak berkomentar mengenai masalah internal personel atau penyelidikan, namun menanggapi dengan sangat serius setiap kebocoran informasi rahasia keamanan nasional dan melakukan penyelidikan sebagaimana mestinya."

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan keraguannya terhadap laporan mengenai serangan mematikan AS yang menyasar satu pesta pernikahan di kota Kuhestak, Iran, awal pekan ini. Ia mengatakan dirinya tidak memercayai narasi pihak Iran.

Namun, saat membahas klaim tersebut, ia menambahkan, "Terkadang, hal-hal seperti itu terjadi."

Para analis menilai komentarnya mencerminkan rekam jejak panjang pemerintah AS dalam mengecilkan arti atau menyanggah laporan mengenai jatuhnya korban sipil dalam operasi militer.

(sya)
See original source
link link link link
Berita Terkait
Pentagon Borong 850 Jet Tempur Siluman F-35 dari Lockheed Martin
International
Jum'at, 23 Oktober 2026 - 06:10 WIB
Trump: AS Telah Lumpuhkan Iran, Rusia dan China Tak Banyak Berperan!
International
Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:24 WIB