Negara Bagian Texas, AS, melarang penegakan hukum Syariah Islam setelah video viral seorang ulama mendesak pemilik toko tak menjual alkohol, daging babi, dan lotre. Foto/X @amuse
HOUSTON - Negara Bagian Texas, Amerika Serikat (AS), telah melarang penegakan hukum Syariah Islam. Larangan ini diumumkan Gubernur Greg Abbott, yang mendesak penduduk untuk melaporkan setiap upaya pemaksaan "kepatuhan Syariah" pada bisnis atau individu.
Pengumuman Abbott menyusul video viral dari Houston yang memperlihatkan seorang ulama Muslim menggunakan pengeras suara untuk mendesak pemilik toko agar tidak menjual alkohol, daging babi, atau kupon lotre.
Gubernur Abbott menggambarkan kejadian tersebut sebagai pelecehan dan mengatakan Texas tidak akan menoleransi upaya penegakan hukum agama dalam kehidupan publik.
"Saya menandatangani undang-undang yang melarang hukum Syariah dan kompleks Syariah di Texas. Tidak ada bisnis dan individu yang boleh takut pada orang bodoh seperti ini," tulis Abbott dalam sebuah unggahan di X.
"Jika orang ini, atau siapa pun, mencoba memaksakan kepatuhan Syariah, laporkan ke penegak hukum setempat atau Departemen Keamanan Publik Texas," imbuh dia, seperti dikutip
NDTV, Senin (15/9/2025).
Texas tidak memiliki "larangan Syariah" formal, tetapi racangan undang-undang (RUU) Hukum Amerika untuk Pengadilan Amerika tahun 2017 melarang pengadilan menerapkan hukum asing atau agama apa pun, termasuk Syariah Islam, jika bertentangan dengan hukum AS.
Kelompok advokasi Muslim, termasuk Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), mengkritik pernyataan Abbott sebagai menyesatkan, menekankan bahwa Syariah Islam mengatur praktik keagamaan pribadi, bukan hukum perdata.
Awal tahun ini, Abbott menentang EPIC City, sebuah rencana pembangunan perumahan dan komersial seluas 400 hektare oleh East Plano Islamic Center. Proyek tersebut mencakup perumahan, sekolah, masjid, dan fasilitas komersial. Abbott mengeklaim bahwa proyek tersebut dapat menjadi "zona Syariah" dan memerintahkan beberapa instansi negara bagian untuk menyelidikinya.
Para kritikus mengatakan gubernur membesar-besarkan ancaman tersebut dan memperingatkan tentang profiling keagamaan.
Abbott, seorang Republikan dan sekutu Presiden Donald Trump, sering mengambil posisi yang tegas terkait isu-isu imigrasi, agama, dan budaya.
(mas)